Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Doa Istri Sebelum Mobil Suami Terjun ke Jurang Bersama Wanita Lain

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 17 Oktober 2018 18:29
Doa Istri Sebelum Mobil Suami Terjun ke Jurang Bersama Wanita Lain
RS, korban tewas dalam insiden mobil terbang ke jurang Sarangan, diketahui sudah beristri.

Dream - Kecelakaan mobil yang terjadi di Sarangan, Magetan, Jawa Timur, akhir pekan lalu menyedot perhatian publik. Kecelakaan itu menewaskan RS (34 tahun). Sementara, teman wanitanya, RP (26 tahun) kritis.

Keduanya merupakan penumpang mobil CRV putih dengan pelat nomor T 1201 EJ yang terbang dan jatuh ke jurang setinggi 200 meter. Muncul dugaan keduanya adalah pasangan selingkuh.

Kabar perselingkuhan tersebut ternyata sudah diketahui istri RS, TH. Menurut kakak TH, Lina, adiknya sudah mengetahui perselingkuhan tersebut.

TH pun sempat mengira suaminya telah insaf. Rupanya, TH baru tahu suaminya selingkuh lagi setelah menemukan tiket masuk tempat wisata sekaligus bukti pembayaran hotel.

" Sehari sebelum kecelakaan, TH cerita bahwa suaminya selingkuh dengan PL karena menemukan tiket Mojosemi Park dan bukti pembayaran hotel Mojosemi," ujar Lina, dikutip dari Pojoksatu.id, Rabu 17 Oktober 2018.

1 dari 2 halaman

Penuturan Sang Istri

Lina mengatakan, TH sempat marah namun tetap berusaha tegar. TH pun sempat mendoakan keselamatan sang suami.

" Kata adik saya, biar suami saya selingkuh, asal tidak ditinggal mati. Tapi kok kejadiannya seperti ini," terang Lina.

Saat ini, RP menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Magetan akibat kondisinya yang kritis. Pihak rumah sakit memberikan rujukan agar Rini dibawa ke RSUD Kota Madiun.

Tetapi, RP belum juga dipindah lantaran kondisi fisik wanita yang berprofesi sebagai model dan pemandu lagu itu tidak memungkinkan. RP mengalami pendarahan otak.

Sempat tersiar kabar RP telah meninggal namun dibantah oleh pihak keluarga. " Rindu (sapaan akrab RP) masih bernafas, hanya kondisinya belum stabil," kata kakak ipar RP, Sumarno.

2 dari 2 halaman

Sebab Kecelakaan Belum Diketahui

Kanit Lantas Polsek Plaosan, Ipda Akhmad Suryani, belum dapat memberikan keterangan pasti mengenai kronologis tewasnya RS. Berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, dia menduga ada upaya menyelamatkan diri ketika mobil terbentur pagar pembatas atau guardrail.

Tetapi, langkah tersebut terlambat. Sehingga RP ikut masuk ke dalam jurang. " Atau bisa juga terlempar akibat proses benturan kendaraan dengan permukaan tanah," kata Akhmad.

Selain itu, dia juga menduga kecelakaan terjadi akibat faktor human error. Bisa karena pengemudi tidak cukup cakap, tidak bisa membedakan antara pedal rem dan gas, atau tidak menguasai medan.

Terkait dugaan rem tidak berfungsi, Akhmad menampik hal tersebut. Sebab, kata dia, CRV termasuk mobil yang didesain dengan piranti mengemudi cukup memadai.

" Pastinya masih penyelidikan yang dibantu Unit Laka (Satlantas Polres Magetan)," kata dia.

Sumber: Pojoksatu.id

Beri Komentar