Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Boredpanda.com
Dream - Pepatah bilang, " Ada harga, ada rupa." Semakin berkualitas suatu barang, maka bertambah mahal pula biaya yang harus dikeluarkan.
Ungkapan itu tak hanya berlaku untuk barang saja. Tapi juga penyedia jasa. Semakin tinggi kualitas layanan, semakin mahal pula ongkosnya.
Misalnya saja jasa tukang edit foto atau fotografer. Jika ingin hasil foto keren, tentunya biaya yang dikeluarkan pun tak murah.
Seorang fotografer profesional bernama Irene Rudnyk mencoba untuk membuat eksperimen dengan membandingan hasil editing dari 3 penyedia layanan jasa edit foto secara online.
Ketiga penyedia jasa edit foto itu ia dapatkan dari situs Fiverr.com. Dari harga yang termurah yakni US$0,25, sekitar Rp3.800, US$5 atau sekitar Rp75.000, hingga US$10 atau setara Rp151.000.
Lantas bagaimana perbedaan hasil editing foto mereka? Scrol ke bawah untuk melihatnya.
Ini adalah Irene Rudnyk, fotografer profesional asal Kanada. Dalam berkerja, Irene selalu mengedit sendiri foto miliknya.

Tetapi belum lama ini ia mencoba bereksperimen dengan menggunakan layanan jasa edit foto di internet.

Lewat situs Fiverr.com, Irene memesan 3 layanan jasa edit foto dengan harga yang berbeda namun dengan request dan foto yang sama. Seperti apa hasilnya?
Ini hasil editan foto seharga US$0,25 (Rp 3,800)


Ini hasil editan foto seharga US$5 (Rp 75000)


Ini hasil editan foto seharga US$10 (Rp 151.000)


Dan ini adalah hasil editan foto Irene sendiri.


Bagaimana menurut kalian? Irene Rudnyk memberikan review lengkapnya di video ini.
(Sumber: boredpanda.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya