Harimau Sumatra Makan Durian Warga?

Reporter : Idho Rahaldi
Sabtu, 19 Januari 2019 06:02
Harimau Sumatra Makan Durian Warga?
Masyarakat diminta tidak melakukan perburuan atau mencelakai hewan dilindungi itu.

Dream - 5 ekor harimau yang diduga Harimau Sumatra terlihat masuk ke areal perkebunan durian milik warga di Dusun Lubuk Dingin, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Melansir merdeka.com, Kepala BKSDA Sumsel Genman S Hasibuan mengungkapkan, laporan itu disampaikan warga saat tak sengaja melihat sekelompok Harimau keluar masuk perkebunan untuk mencari durian yang jatuh.

" Ada laporan warga yang sedang menunggu durian jatuh melihat lima ekor harimau Sumatera, dua ekor anakan dan tiga indukan. Warga bilang harimau-harimau itu sering makan durian yang jatuh," ungkap Genman, Kamis 17 Januari 2019.

Menanggapi laporan warga, petugas BKSDA setempat memasang kamera trap untuk memastikan keberadaan Harimau. Terdapat 4 kamera di titik-titik yang menjadi tempat perlintasannya.

" Kami belum yakin bahwa yang disampaikan masyarakat tersebut adalah harimau. Kami masih menunggu kepastian hasil jebak yang dipasang," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Jangan Diburu!

Meski belum disimpulkan adanya habibat harimau Sumatera di sana, pihaknya mengimbau masyarakat setempat untuk waspada saat masuk hutan.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan perburuan atau mencelakai hewan dilindungi itu.

" Petugas sudah turun ke lokasi. Segera melapor ke petugas jika kembali melihatnya, bisa kita tindaklanjuti," tutupnya.

Seperti diketahui, Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) adalah subspesies terakhir yang hidup di Indonesia. Sang Raja Hutan ini termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah

Meski berstatus dilindungi, akan tetapi kehidupan harimau sumatera tak pernah lepas dari berbagai ancaman.

Perburuan dan alih fungsi hutan, yang terus terjadi, menyebabkan ruang gerak kucing besar ini kian terbatas.

(ism, Merdeka.com)

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida