Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Haru, Bocah Korban Gempa Palu Video Call dengan Bintang Manchester City

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Minggu, 7 Oktober 2018 13:40
Haru, Bocah Korban Gempa Palu Video Call dengan Bintang Manchester City
Riyad Mahrez mendoakan agar bocah itu segera pulih dari luka akibat gempa.

Dream - Musibah gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) meninggalkan rasa duka cita. Tak hanya warga yang menjadi korban, seluruh masyarakat Indonesia dan dunia merasakan kesedihan akibat gempa tersebut.

Di tengah duka tersebut, seorang bocah cilik berusia 12 tahun mendapatkan sedikit kegembiraan. Rizky seorang pecinta sepakbola mendapatkan telepon mengejutkan dari salah satu pesepakbola idamannya. 

Dialah Riyad Mahrez. Gelandang tim Manchester City ini menyampaikan rasa dukanya atas musibah tersebut, khususnya kepada fans ciliknya bernama Rizky 12 tahun.

Dikutip dari Bola.com, cerita bermula ketika jurnalis BBC yang meliput di Palu mengunjungi rumah sakit lapangan dan berbincang dengan Rizky. Ia lantas menanyakan apa tim Favorit bocah lugu itu.

Tanpa sungkan Rizky menjawab Manchester City dan pemain favoritnya Riyad Mahrez. Mantan Leicester City itu disukai Rizky karena memiliki kemampuan olah bola yang bagus.

 

1 dari 4 halaman

Dihubungi Riyad Mahrez

Setelah itu, Jurnalis BBC menghubungkan Rizky dengan Riyad Mahrez melalui sambungan video call. Dalam video di BBC yang diproduksi Sofia Bettiza, Nick Beake, Gemma Laister, dan Ade Mardiyati, Rizky yang terbaring di ranjang perawatan itu nampak terharu.

" Hai, Rizky. Apa kabar? Saya berharap Kamu lekas sembuh. Saya dengar Kamu adalah fan Manchester City," kata Mahrez.

Mahrez berharap, agar kondisi Rizky dapat segera pulih. Ia juga berjanji akan memberikan jersey Manchecter City bertuliskan namanya untuk Rizky.

" Aku ingin kamu cepat sembuh dan sehat kembali. Saya juga akan memberimu jersey Manchester City. Kami di sini selalu berdoa untukmu," ucap dia.

Rikzy kembali tak kuasa menahan air matanya. Ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada Mahrez.

(Sumber: Bola.com)

2 dari 4 halaman

Momen Haru Saat Bocah Korban Gempa Palu Ingin Ikut Jokowi

Dream - Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, masih menjadi sorotan utama.

Media sosial, stasiun televisi, media online, maupun cetak, semuanya turut membahas peristiwa yang menjadi duka bagi seluruh rakyat Indonesia itu. Lebih dari seribu orang meninggal dunia akibat bencana ini.

Dan, salah satu yang mencuri perhatian adalah saat seorang anak kecil korban gempa Palu ingin ikut bersama Presiden Joko Widodo yang berkunjung ke lokasi bencana tersebut.

Peristiwa ini terlihat dalam tayangan sebuah televisi nasional. Terjadi saat Jokowi mengunjungi korban gempa Palu di sekitar Hotel Roa Roa, Rabu 3 Oktober 2018.

Saat hendak meninggalkan tempat pengungsian, tiba-tiba seorang anak kecil datang menghampiri Jokowi.

Warga yang berada di sana menyebut anak itu baru saja kehilangan ibunya akibat gempa Palu. Sementara sang ayah yang terluka parah masih dirawat di rumah sakit.

3 dari 4 halaman

Mengikuti Jokowi Hingga ke Mobil

Anak itu terus mengikuti Jokowi hingga masuk ke mobil. Sadar diikuti, Jokowi langsung memberi anak itu kue dan air mineral.

Sambil duduk di jok mobil bagian depan, Jokowi coba untuk menyapanya. " Sekolah yang baik ya?," kata Jokowi ke anak itu.

" Iya," jawab anak itu.

Kemudian, momen haru pun muncul saat anak itu bertanya ke Jokowi. " Boleh ikut atau tidak?," tanya anak itu.

Jokowi menunjukkan ekspresi kaget mendengarnya.

" Hmm?," kata Jokowi. Belum sempat menjawab, Jokowi kembali mendaapat pertanyaan dari anak itu, " Boleh ikut atau tidak?"

" Eee...nunggu di rumah aja... besok sekolah ya.. belajar," jawab Jokowi.

4 dari 4 halaman

Kisah Pilu Balita Korban Gempa Palu yang Digendong Mensos Agus Gumiwang

Dream - Suasana duka masih menyelimuti wilayah Donggala dan Palu pasca gempa dan tsunami pada Jumat, 28 September 2018. Dalam peristiwa itu, ada kisah pilu dialami oleh seorang balita yang terpisah dengan orangtuanya saat bencana terjadi.

Saat mengunjungi lokasi bencana, Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita sempat menggendong bocah malang itu di Mapolda Sulawesi Tengah. Bocah itu terlihat sangat nyaman hingga tertidur.

Yang lebih memilukannya lagi, orangtua balita itu hingga kini masih belum ditemukan keberadaannya.

" Kedua orangtuanya belum ditemukan," ujar Agus seperti dikutip dari Liputan6.com, Minggu 30 September 2018.

Agus menuturkan, anak-anak ditempatkan dalam pengungsian kategori kelompok rentan. Mereka merupakan satu dari empat kelompok rentan yang harus mendapat perlindungan segera sesaat setelah terjadinya bencana.

" Tiga lainnya adalah perempuan hamil, penyandang disabilitas, dan lansia," ujar dia.

Sumber: Liputan6.com/Raden Trimutia Hatta

Beri Komentar