Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Presiden Jokowi Bersama Para Atlet Difabel (setkab.go.id)
Dream - Presiden Joko Widodo menargetkan kontingen Indonesia mendapat 8 besar di Asian Para Games 2018. Dia berharap para atlet difabel Indonesia dapat menunjukkan performa terbaiknya.
" Saya sampaikan harus masuk 8 besar, harus masuk 8 besar. Tapi kepeleset nggak apa-apa, kepeleset dikit-dikit jadi 6, jadi 5, enggak apa-apa," kata Jokowi saat menengok latihan para atlet menghadapi Asian Para Games 2018, dikutip dari setkab.go.id, Kamis 27 September 2018.
Untuk capaian medali, kata Jokowi, targetnya ada 16 emas dari semua cabang olahraga yang dipertandingkan. Dia yakin para atlet bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
" Kepleset ngga apa-apa, 20 (emas) ngga apa-apa, 30 (emas) ngga apa-apa," kata dia.
Selanjutnya, Jokowi mengatakan para atlet yang mampu meraih medali pada Asian Para Games 2018 akan diganjar bonus. Besarannya sama dengan bonus yang diterima para atlet Asian Games 2018.
" Bonus sama. Bonus sama, kesempatan ke PNS sama, masuk BUMN juga sama," terang Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga mengatakan bonus akan diserahkan secepatnya. Tetapi, hal itu bergantung pada Menteri Keuangan.
" Begitu uang ada, pasti langsung, sama. Kita ingin semanya diberikan secepatnya," kata Jokowi.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrwati, menjelaskan besaran bonus yang diterima para atlet penyumbang medali sudah ditetapkan. Atlet peraih medali emas mendapat Rp1,5 miliar tanpa potongan pajak untuk tunggal, Rp1 miliar masing-masing untuk ganda, dan Rp750 juta tiap orang untuk beregu.
Peraih medali perak tunggal mendapat Rp500 juta, ganda masing-masing mendapat Rp400 juta, dan Rp300 juta tiap atlet untuk kategori beregu. Untuk peraih perunggu tunggal mendapatkan Rp250 juta, ganda Rp200 juta, dan Rp150 juta untuk beregu.
Pelatih juga mendapatkan bonus Rp450 juta jika atletnya meraih emas, Rp150 juta untuk perak, dan Rp75 juta untuk perunggu. Sementara asisten pelatih baik perorangan maupun ganda mendapatkan Rp300 juta untuk emas, Rp100 juta untuk perak, dan Rp50 juta untuk perunggu. (ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

