Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Hubungan intim merupakan kelaziman bagi suami istri. Aktivitas ini bahkan menjadi kewajiban bagi keduanya untuk sama-sama memenuhi kebutuhan biologis.
Tetapi, ada kasus seorang suami memiliki hasrat biologis yang lebih besar dari batas normal. Sang suami kerap mengajak istri berhubungan.
Bagaimana seorang istri menghadapi situasi seperti ini? Apakah istri diperbolehkan menolak keinginan suaminya?
Sementara ada hadis diriwayatkan Bukhari dan Muslim menjelaskan menolak keinginan suami untuk berhubungan intim adalah dosa?
" Jika seorang pria memanggil istrinya ke tempat tidurnya, dan dia menolak untuk datang, para malaikat mengutukinya sampai pagi datang."
Terkait persoalan ini, Ibnu Taimiyyah memberikan penjelasan,
Istri harus taat kepada suami jika ia menghendakinya, dan itu adalah kewajiban bagi dirinya. Jika istri menolak, dia berdosa. Ini sesuai dengan firman Allah yang artinya: " Kaum pria adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (pria) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (pria) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Maka dari itu, wanita yang salihah ialah yang taat kepada Allah subhanahu wa ta’alaagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka, dan jauhilah mereka di tempat tidur, dan pukullah mereka. Jika mereka menaati kalian, janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Mahatinggi lagi Mahabesar. (Al-Nisa '4:34)
Meski demikian, tidak diperbolehkan seorang suami untuk memaksa istrinya melakukan lebih dari kemampuan sang istri. Jika istri memiliki alasan seperti sakit atau tidak mampu menanggungnya, maka istri tidak berdosa jika menolak untuk melakukan hubungan intim.
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya