Kayu Palsu Yang Dijual Dengan Harga Rp3 Miliar. (Foto: Siakap Keli)
Dream – Penipuan dengan modus jual beli kerap terjadi di internet. Barang yang dijual ternyata kerap tidak sesuai dengan spesifikasi awalnya.
Dilansir dari Siakap Keli, Minggu, 26 Februari 2017, seorang lelaki di Zhejiang, Tiongkok, Lin, membuat heboh. Dia menjalankan penipuan dengan menjual kayu berharga tidak masuk akal.
Lin membeli sebatang kayu biasa seharga 200 yuan, setara Rp388 ribu. Tiga tahun kemudian, dia menjual kayu tersebut seharga 1,68 juta yuan, setara Rp3 miliar.
Parahnya, Lin melabeli dagangannya sebagai kayu spesies Phobe zhenna, jenis kayu yang jarang di Tiongkok. Saking mahal dan langkanya, kayu tersebut hanya digunakan oleh kaisar Tiongkok.
Kayu tersebut juga digunakan untuk membangun kompleks Kota Terlarang (Forbidden City). Pohon Phobe zhenna ini juga diberitakan termasuk dalam spesies yang dilindungi di Tiongkok.
Untuk memuluskan aksinya, Lin memalsukan sertifikat keaslian kayu itu.
Sayangnya, ada yang termakan tipuan Lin. Dia baru sadar enam bulan setelah membeli kayu tersebut.
Selain kehilangan uang Rp3 miliar, pembeli tersebut juga baru sadar kayu itu sama sekali tidak bernilai. Dia mencoba menghubungi Lin, tapi gagal.
Kini, Lin berurusan dengan polisi. Dia harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan aksinya itu. (Bqn)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global