Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bayi Sapi Cacat Mati (express.co.uk)
Dream - Masyarakat India tengah heboh dengan kelahiran bayi sapi yang wajahnya menyerupai manusia. Banyak orang datang berbondong-bondong untuk melihat bayi sapi itu.
Anak sapi itu lahir pada 1 Juni lalu sekitar pukul 06.00 waktu setempat di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh. Mata, hidung, dan telinganya menyerupai wajah manusia.
Tetapi, bayi sapi itu mati satu jam setelah lahir. Meski begitu, berita tentang kelahiran bayi sapi itu membuat banyak orang penasaran hingga datang beramai-ramai.
Anak sapi itu kini ditempatkan di dalam kotak kaca. Sebuah video menunjukkan banyak orang berkerumun di kotak kaca itu.
© Dream
Dream - Para penganut Hindu di Muzaffarnagar meyakini anak sapi itu sebagai 'Gokaran', makhluk mitos penjelmaan Wisnu dalam tradisi Hindu.
Pengusaha lokal, Mahesh Kathuria, 50 tahun, menyempatkan diri melihat anak sapi itu. Menurut kepercayaannya, sapi tersebut merupakan utusan dewa.
" Kami datang kemari untuk mendapatkan keberkahan," kata dia, dilaporkan Express.
" Secara religius, ini adalah avatar dari Wisnu. Kami percaya ini sama dengan karakter yang disebutkan dalam Bhagavata Puran, kitab agama Hindu," kata Mahesh melanjutkan.
Pengelola peternakan yang menjadi lokasi kelahiran anak sapi itu, Raja Bhaiya Mishra, 55 tahun, mengatakan anak sapi itu adalah keajaiban.
" Kami akan mengkremasi anak sapi itu dalam tiga hari dan akan dibangun kuil untuknya. Avatar ini pasti menumbuhkan ketaatan bagi banyak orang," ucap dia.
© Dream
Dream - Semua klaim tersebut ditolak oleh komunitas ilmuwan. Mereka menganggap masyarakat terlalu mempercayai tahayul.
Dokter hewan senior pada Wildlife SOS, Dr Ajay Deskmukh, menegaskan, " Ini hanyalah kasus anomali anatomis."
" Jika gen tidak berkembang dengan baik atau ada kesalahan, hal itu menyebabkan kelainan struktur ganda, dan anomali semacam itu terjadi. Hanya ada penjelasan ilmiah atas kasus ini, tidak ada tahayul," kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya