Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi
Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan temuan buku berisi konten bernada radikal di lembaga pendidikan kanak-kanak di Depok, Jawa Barat. MUI mempertanyakan mengapa buku tersebut bisa lolos di lembaga pendidikan.
Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF, mengatakan buku ajar yang memiliki konten bernada radikal seharusnya tidak luput dari pengawasan lembaga-lembaga terkait, seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama.
" Sebab, biasanya buku ajar seperti itu ada prosedur penerbitannya," kata Hasanudin kepada Dream, di MUI, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2016.
Hasanuddin pun mendesak lembaga-lembaga terkait dan masyarakat untuk melakukan pengecekan kembali perihal konten, penulis dan siapa pencetaknya. Pengecekan diperlukan agar kejadian serupa takkan lagi terulang.
" Masyarakat dan lembaga terkait harus hati-hati. Kalaupun itu disengaja ya amat disayangkan," ucap dia.
Buku-buku berisi konten yang mengandung materi radikalisme ditemukan Gerakan Pemuda (GP) Ansor di sebuah lembaga pendidikan usia dini di Depok, Jawa Barat. Buku berjudul " Anak Islam Suka Membaca" itu diterbitkan sejak tahun 1999.
" Ada lima jilid, diterbitkan Pustaka Amanah, Solo. Penulisnya Murani Mustain. Sampai dengan tahun 2015 sudah mencapai 165 cetakan," terang Wakil Ketua Umum PP GP Ansor Benny Rhamdani, Selasa, 20 Januari 2016.
Buku tersebut, kata Benny, berisi kata dan kalimat seperti " Sahid di medan jihad" dan 'selesai, raih, bantai kyai'.Sementara ini, berdasarkan temuan GP Anshor buku tersebut baru ditemukan di satu lokasi. Meski begitu, Benny yakin, buku tersebut beredar melalui jaringan tertentu.
" Baru dapat laporan satu sekolah di Depok, nanti akan kami cek di daerah. Saya menduga ini jaringan, biar dinas yang bekerja," ucap dia. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya