Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Heboh Mahasiswa Unnes Meninggal Di Kos, Diduga Karena Sering Begadang Dan Makan Mi Instan (Shutterstock)
Dream - Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berinisial JYP (23) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Gang Pisang, Kelurahan Sekaran, Gunungpati, Senin 19 Desember 2022.
Korban meninggal diduga karena terlalu banyak mengonsumsi mi instan dan begadang. Dari keterangan saksi, korban sering mengeluh sakit dan muntah saat pagi.
" Dia sering muntah di pagi hari dan baru hari ini muntah darah dan mimisan, dikarenakan korban punya kebiasaan begadang makan tidak teratur," kata Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Untung Kistopo, dikutip dari merdeka.com, Jumat 23 Desember 2022.
Untung mengatakan, saat ini jenazah sudah dikembalikan kepada keluarganya. Korban merupakan mahasiswa akhir dan akan diwisuda.
" Korban mahasiswa Unnes tingkat akhir. Sudah dikembalikan ke keluarga," jelasnya.
Sementara itu Wakil Dekan FBS Unnes, Dr Eko Raharjo, membenarkan korban meninggal di kamar kosnya. Pihaknya sudah memulangkan almarhum ke kampung halamannya.
" Informasi dari teman kontrakan, dia setiap pagi muntah-muntah tidak enak badan. Mungkin karena mengerjakan skripsi. Sehingga dari analisa kami ada gangguan pencernaan. Terakhir informasinya dia makannya hanya bubur dan roti," kata dia.
Sebelum meninggal, aktivitas almarhum sering mengerjakan tugas skripsi. Bahkan dua hari lalu dosen pembimbingnya telah menandatangani berkas yang membuktikan jika almarhum sudah selesai mengerjakan skripsi.
" Dia sudah menyelesaikan skripsi, satu dua hari yang lalu dosennya juga menandatangani skripsi. Rencananya dia mau pulang kabari keluarganya kalau mau diwisuda, tapi ternyata Allah berkehendak lain," ujar Eko.
Soal status almarhum yang telah menyelesaikan skripsi, yang bersangkutan tetap diproses mengikuti acara wisuda bersama para wisudawan dari FBS lainnya. Pihak keluarga almarhum akan diundang untuk mewakili proses wisuda di Unnes dalam waktu dekat.
" Dia tetap diwisuda karena semua berkas dan syaratnya sudah selesai. Mungkin nanti orang tua atau kerabatnya yang akan hadir mewakili ke kampus," pungkas Eko.
Sementara itu, pihak Unnes yang diwakili Zaenal Abidin saat dikonfirmasi membantah pihaknya mengeluarkan pernyataan korban meninggal karena terlalu banyak makan mi instan dan suka begadang.
" Perlu saya luruskan pernyataan korban sering makan mi instan dan begadang itu dari teman-teman kosnya. Karena dia menumpang di kos adik kelas. Dan pernyataan itu tidak bisa dijadikan pembenaran," kata Zaenal.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam