5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi Mengaji.
Dream – Masih ingat berita paket mengaji Alquran di pesawat jet pribadi dengan biaya fantastis? Program yang digelar ini menuai reaksi keras dari netizen.
Paket mengaji ini memang tergolong kelas mewah. Memanfaatkan waktu perjalanan terbang, sebuah perusahaan memasang program mengaji di pesawat pribadi. Tarifnya fantastis. Bisa mencapai ratusan juta rupiah tergantung jam terbang.
Sontak program mengaji mewah itu membuat geger. Banyak netizen menyayangkan program mengaji yang dianggap jadi ladang mencari uang.
Mengetahui reaksi negatif di dunia sosial media, Direktur Eksekutif Elite Jets Sdn., Bhd., Capt. Salman dilansir dari Mynewshub, Jumat 17 Februari 2017, mengatakan program mengaji ini memang dibuat untuk jutawan yang ingin mendekatkan diri kepada Allah dengan membaca Alquran.
“ Sama saja seperti paket umrah bersama selebriti yang ada sekarang. Contohnya, umrah bersama ustaz terkenal dengan bayaran paket sebanyak 10 ribu ringgit (Rp29,91 juta). Bukan harga ustaznya yang 10 ribu ringgit, tapi harga paket umrah itu,” kata Salman.
© Dream
Dia mengatakan pengajian bersama juara qari tilawah Alquran level internasional tahun 2009, Sharifah Khasif Fadzillah Syed Badiuzzaman, itu gratis. Yang dikenakan adalah biaya sewa jet pribadi.
Sekadar informasi, rata-rata biaya mengaji di jet pribadi yang ditawarkan Elite Jets ini sebesar Rp100 juta per jam.
Memang, kata Salman, biaya sewa jet pribadi memang mahal. Biaya operasi per jam bisa mencapai US$5 ribu (Rp66,58 juta) untuk ongkos avtur, perizinan, asuransi, dan operasional.
“ Kami memberikan pengajian Alquran kepada penumpang secara gratis. Meskipun sebentar, ilmu yang dimiliki lebih berharga dan tiada ternilai. Sebenarnya, Quran (adalah) kalamullah yang harus diangkat tinggi martabatnya di mana pun dan kapan pun,” kata Salman.
© Dream
Berbicara keuntungan, Salman mengatakan keuntungan yang diperoleh perusahaan dari program ini akan dibagikan untuk beberapa kegiatan sosial.
Pertama, lanjut Salam, biaya yang diperoleh akan diberikan untuk membantuk sekolah Alquran yang didirikan oleh Sharifah Khasif. Kedua, diberikan kepada yayasan menghafal Alquran.
Program lain yang dibidik adalah membantu panti asuhan dan panti jompo. Dan terakhir, sebagian biaya dipakai untuk biaya perusahaan dan operasional pesawat.
Jadi kamu tertarik belajar mengaji bertarif ratusan juta rupiah ini?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?