Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Situasi Penganiayaan Perempuan Terhadap Pasien (Foto: Istimewa)
Dream - Media sosial dihebohkan dengan kasus pemukulan seorang pria yang sedang menderita stroke. Peristiwa itu diunggah akun Twitter @danielht2009. Diduga, perempuan tersebut berstatus istri sang korban.
Dari video yang beredar si pria tak bisa melawan karena tubuhnya melemah dan tak mampu bicara dengan sempurna.
" Tolong Pak Polisi usut kejadian tak berperikemanusiaan ini terjadi di mana, tangkap pelakunya!" tulis @danielht2009.
Berdasarkan informasi yang dibagikan warganet, peristiwa terjadi di sebuah rumah di Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 11 Desember 2019 pukul 2019. Terduga pelaku pemukulan, MFJ , merekam aksinya menghajar korban HW.
Polsek Metro Penjaringan dalam keterangan tertulis yang dibagikan, penanganan kasus itu bermula dari laporan video yang didapat saksi mata bernama Josin.
" Awalnya saksi Josin mendapat kiriman video berdurasi 2,24 detik dari pelaku," tulis Polsek Penjaringan.
Josin melaporkan video yang dia peroleh ke SPK Polsek Penjaringan. Dari laporan itu, polisi mendatangi tempat kejadian perkara.
" Ternyata benar ditemukan pelaku dan korban di dalam rumah."
Korban HW menderita luka robek di pipi bagian kiri.
" Selanjutnya korban dibawa keluarga dan pelaku berikut saksi Josin dan Carmelta Ridwan (Ketua RT) kami amankan ke Polsek Metro Penjaringan."
Polisi kemudian membawa MFJ ke Rumah Sakit Jiwa Grogol Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan. Hasilnya, dokter dan keluarga bersepakat bahwa MFJ perlu mendapat perawatan selama dua pekan.
" Sampai menunggu hasil medis dari dokter Rumah Sakit Jiwa Grogol Jakarta Barat."
Video yang beredar tersebut merekam aksi keji Milka terhadap H. Milka memukuli H menggunakan tongkat milik H.
Dalam video itu dia bercerita mengenai kegiatannya merawat H yang tak bisa lagi berbicara. Dia bercerita sudah membersihkan buang air besar H.
" Kenapa ini orang ya? Nggak tahu orang capek apa ya?" kata dia.
Perempuan itu meminta kompensasi Rp1 miliar seandainya H ingin pisah darinya. Setelah itu, Milka meluapkan amarahnya ke H.
Dream - Seorang wanita Moldova menjadi korban kekerasan suaminya hanya karena lupa membelikan rokok. Akibat perbuatan keji itu, sang istri mengalami cacat permanen di area wajahnya.
Istri malang itu diketahui bernama Galina Armasari. Usianya baru 26 tahun. Dia menderita luka serius yang mengerikan setelah dibakar oleh suaminya.
Semua bermula ketika Galina membelikan minuman untuk suaminya, Ion.
Ketika diwawancarai oleh stasiun televisi, Galina yang mengaku masih trauma, menceritakan bagaimana dia dibakar suaminya sendiri.
" Pada hari kejadian, semuanya normal. Tidak ada pertengkaran di antara kami sampai dia ingin minum bir," kata wanita dari Niporeni itu.
Saat itu Galina mengatakan bahwa dia tidak punya persediaan bir. Tapi dia bisa membelikannya untuk Ion.
Galina pun kemudian pergi ke toko membeli minuman untuk Ion.
Setelah kembali dari toko, Galina melihat temannya Ion datang. Temannya itu kemudian minum wine bersama suaminya.
Namun, saat Ion menanyakan rokok, Galina bilang lupa membelinya. Suaminya marah hingga terjadi pertengkaran.
Ion sempat mengeluarkan ancaman untuk membakar Galina. Rupanya ancaman tersebut benar-benar dilakukan Ion.
Dia menyiram wajah Galina dengan cairan berbau bensin dari botol sampanye sebelum menyulutnya dengan korek api.
Galina terkejut dan panik setelah mendapat serangan tak terduga itu. Dia berusaha memadamkan api dengan baju basah.
Sementara Galina berjuang mematikan api, Ion hanya menonton. Dia bahkan menolak untuk memanggilkan ambulans.
Galina akhirnya minta bantuan ibunya untuk mengantarkan ke rumah sakit dan membuat laporan polisi.
Saat ini polisi Niporeni masih mendalami laporan kekerasan rumah tangga yang dialami Galina.
Sumber: Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya