Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dewi Anggraini Nurfadilah (Instagram @dewianurfadilah)
Dream - Mendaki gunung sudah jadi hobi Dewi Anggraini Nurfadilah. Hijaber asal Jakarta ini sudah menaklukkan sejumlah puncak gunung, mulai Kerinci, Semeru, Sindoro, Seseruan, hingga Binaiya.
Dia pun kerap mengabadikan momen saat menikmati suasana di tiap puncak gunung itu lewat akun Instagram, @dewianurfadilah. Hobi mendaki gunung Dewi semakin menguatkan cintanya pada Indonesia.
Kali ini, dia tengah memperjuangkan mimpi mengharumkan nama bangsa. Dewi sedang mengikuti ekspedisi menaklukkan Kutub Utara. Dia akan menjadi hijaber pertama dunia yang menjejakkan kaki di atas ujung utara Bumi.
" Dare to Dream! Kali ini gue berani bermimpi untuk menjadi hijaber dunia pertama yang akan membawa Sang Merah Putih dalam ekspedisi Fjallraven Polar 2020 ke Kutub Utara. Bismillah... Do the best and let Allah do the rest," tulis Dewi.
Agar mimpinya terwujud, Dewi mohon dukungan kepada masyarakat lewat voting. Dia sangat ingin berbuat sesuatu demi Sang Merah Putih sekaligus memberikan semangat kepada wanita Indonesia untuk berprestasi.
" Dengan mengikuti event Fjallraven Polar 2020 (Ekspedisi Ke Kutub Utara) kita bisa tunjukkan bahwa wanita Indonesia mampu dalam ekspedisi dunia. Mohon dukungannya untuk Merah Putih dengan vote dan share ke temen2 di seluruh penjuru Indonesia link di bawah ini bit.ly/VoteDewi," kata dia.

Laman voting menampilkan halaman berisi foto Dewi sedang di puncak gunung. Dilengkapi keterangan " Dream Big, Work Hard and Make It Happen" .
Di laman itu pula, Dewi memperkenalkan diri lewat profil singkat. Dia berasal dari Indonesia, berusia 30 tahun dan tinggal di Jakarta.
" Karena itu saya menggunakan sebagian besar hari libur saya untuk menikmati betapa indahnya Indonesia. Saya mendaki gunung untuk bepergian dan menyatu dengan alam. Selama petualangan saya, saya telah mendaki lebih dari 20 gunung," kata Dewi.
Dewi juga menyertakan motivasinya untuk bergabung dalam ekspedisi kutub utara, Fjallraven Polar 2020.
" Pertama, saya ingin menantang diri untuk berada di daerah kutub, karena Indonesia adalah negara tropis, jadi saya perlu sesuatu yang dingin. Saya juga ingin memiliki hari-hari indah di tengah-tengah hutan belantara Northern Scandinavia yang luas dan untuk mempelajari cara mengemudi kereta luncur anjing di kutub," ucap dia.
Motivasi lainnya, yaitu soal hijab. Dewi ingin menunjukkan kepada para wanita khususnya Muslimah bahwa hijab bukan penghalang aktualisasi diri.
" Saya benar-benar ingin memberi tahu dunia bahwa jilbab bukanlah hal yang membatasi aktivitas wanita tetapi mampu mendorong batas diri mereka. Saya ingin menjadi wanita jilbab pertama yang membawa bendera merah putih di Fjallraven Polar 2020," terang dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya