Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Worldofbuzz.com
Dream - Semua kasus kriminal itu menyeramkan, salah satunya adalah penculikan. Enggak kebayang kan bagaimana kalau kita disekap dan dikurung di dalam suatu tempat tertutup.
Enggak cuma dikurung, korban penculikan bahkan juga bisa mengalami berbagai macam kekerasan lainnya.
Motif punculikan sendiri bermacam-macam, mulai dari mecari tebusan, dendam, bahkan hingga masalah percintaan.
Baru-baru ini sebuah kasus modus penculikan di korea selatan ramai menjadi perbincangan dunia maya.
Pasalnya proses kejadian menegangkan itu terekam kamera CCTV. Dimana seorang wanita muda terlihat di-stalk atau di kuntit oleh pria tak dikenal.
Dari rekaman CCTV dapat terbayang betapa horornya kejadian ini jika si penguntit berhasil melakukan apa yang ingin ia lakukan.
Beruntung wanita itu terbebas dari si penguntit hanya dengan perbedaan waktu sepersekian detik saja.
Jika terlambat sedikit saja, entah apa yang akan terjadi kepada wanita tersebut.
Dikutip dari worldofbuzz.com, Sabtu 1 Juni 2019, dari rekaman CCTV peristiwa ini diketahui terjadi pada pukul 6.20 pagi, 28 Mei lalu.
Terlihat seorang wanita yang berjalan sendiri untuk kembali ke apartemenya di daerah Sillim-dong, Seoul, Korea Selatan.
Namun sang wanita ternyata tak sepenuhnya sendirian, seorang lelaki dengan topi dan jekat tebal terlihat juga berjalan mengikuti wanita ini dari belakang.

Sesuai laporan Channel A News Korea, pria itu diketahui sedang menguntit dan mengikuti sang wanita.

Terlihat dari rekaman wanita ini terus berjalan dan berhasil sampai ke apartemennya.
Tanpa diketahui pria penguntit ini ternyata masih ada di belakang sang wanita, bahkan sampai membuka kunci apartemennya.

Sang penguntit terlihat seperti bergegas menghalau pintu rumah yang akan dikunci oleh wanita ini.
Bayangkan betapa horornya jika si penguntit berhasil melakukan penghalauan pintu itu.
Dan betapa beruntungnya wanita itu secara sigap segera menutup dan mengunci pintu rumah apartemennya.
Tak sampai disiru saja, Ia bahkan mencoba beberapa kali membuka pintu yang telah dikunci wanita ini.
Diketahui sang wanita kemudian menelepon polisi setelah melihat sosok pria itu masih ada di depan pintu apartemennya.
Divisi Kantor Polisi Gwangyang melakukan penangkapan setelahnya, meskipun belum ada bukti yang dapat menjerat sang pria dengan dakwaan pemerkosaan.
“ Untuk menuntut pemerkosaan, harus ada kekerasan atau ancaman."
" Sulit untuk mengkonfirmasi (upaya pemerkosaan) hanya berdasarkan rekaman CCTV," kata polisi.
Dengan ini semua orang harus berhati-hati ketika dijalan, memang mungkin hal ini terjadi bukan karena kebetulan belaka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya