Hujan Lebat Mengguyur Saat Warga Riau Salat Istisqa

Reporter : Ismoko Widjaya
Rabu, 28 Oktober 2015 13:28
Hujan Lebat Mengguyur Saat Warga Riau Salat Istisqa
Peristiwa menakjubkan terjadi saat warga Tanah Merah, Riau melakukan salat istisqa akibat kekeringan yang berkepanjangan. Subhanallah...

 
Dream - Kawasan udara Riau dalam beberapa bulan terakhir dipenuhi asap akibat pembakaran hutan. Dalam beberapa hari terakhir, asap tersebut semakin menebal dan sulit ditangani.
 
Atas hal itu, warga Riau, khususnya Tanah Merah menggelar salat Istisqa. Saat menjalankan salat, hujan turun begitu deras.
 
Momen ini diabadikan oleh pengguna Facebook, dr Wahyu Triasmara. Dia mengunggah sejumlah foto menunjukkan para warga mendirikan salat secara berjamaah.
 
" Subhanallah.. Allahu akbar.. Hujan lebat hari ini turun di saat pelaksanaan Salat Istisqa' (salat meminta hujan) di Tanah Merah, Riau. Para jamaah tetap khusyuk melanjutkan salat walaupun hujan lebat mengguyur. Semoga hujan merata dan bencana kabut asap dapat segera berakhir," tulis pemilik akun.
 
Unggahan tersebut telah disebar sebanyak 8.520 kali. Selain itu, unggahan tersebut mendapat sebanyak 2.087 pengguna facebook.
 
" Bukti kekuasaan untuk mengakhiri bencana asap itu bukan pada presiden,mentri ataupun bantuan Asing,melainkan hanya pada Allah SWT...," tulis pemilik akun Raflesia Konveksi Abah Ipung.
 
" Menghujat tiada gunanya yang seperti ini jauh lebih baik manfaatnya.. Dan ternyata selama berbulan-bulan orang2 disibukkan dengan omongan hujatan sampai lupa diri bahwa terjadinya bencana seharusnya membuat diri kita menjadi lebih dekat dengan Tuhan," tulis pemilik akun Dewi Kusuma.

1 dari 3 halaman

MUI Sarankan Istana Gelar Salat Istisqa Hari Minggu

Dream - Menghadapi musim kemarau sekaligus bencana asap, pemerintah berencana menggelar salat Istisqa untuk meminta hujan. Salat tersebut rencananya akan digelar usai salat Jumat besok.

Terkait rencana tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyarankan agar pihak Istana menunda pelaksanaan salat Istisqa pada hari Minggu. Ini karena pelaksanaan salat di hari Jumat dinilai terlalu cepat.

" Pelaksanaan salat Istisqa harus tulus benar-benar taubat dari kesalahan. Salat Istisqa biasanya diawali dengan puasa tiga hari. Jadi kalau dilaksanakan hari Jumat itu terlampau cepat," ujar Wakil Ketua Umum MUI Yunahar Ilyas, Selasa, 27 Oktober 2015.

Yunahar mengatakan pelaksanaan salat Istisqa yang digelar pemerintah seharusnya juga dilakukan lapangan, bukan di masjid kompleks Istana. Menurutnya, dengan dilakukan di lapangan, masyarakat dan lapisan organisasi masyarakat dapat turut serta.

" MUI sebetulnya sudah menyarankan pemerintah untuk menggelar salat Istisqa di Lapangan Parkir Timur Senayan. Tapi, sepertinya lebih memilih menggelar salat Istisqa di Masjid Baiturrahman, Istana Merdeka usai salat Jumat," jelas dia.

Salat Istisqa ini digelar sebagai upaya pemerintah dan masyarakat meminta kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan. Upaya ini menjadi salah satu cara untuk mengatasi bencana kebakaran hutan dan kabut asap.

2 dari 3 halaman

Prajurit TNI Salat Istisqa di Lanud Palembang

Dream - Sebuah gambar mengharukan diunggah oleh akun Facebook bernama Eka Wijayanti. Dalam foto itu terlihat ratusan personel TNI sedang bersujud di Pangkalan Udara Palembang, Sumatera Selatan.

Eka menulis, ratusan personel itu datang ke Palembang dengan misi memadamkan kebakaran hutan. Setiba di Lanud, mereka segera merapatkan barisan untuk menggelar salat Istisqa, salat memohon hujan.

" Turun dari pesawat Hercules, prajurit TNI yang melanjutkan usaha prajurit TNI sebelumnya memadamkan kebakaran hutan di Sumatera Selatan berjemaah salat Istisqa memohon hujan turun," tulis Eka.

" Berjemaah di landasan udara Palembang, memang bukan pemandangan yang setiap hari kita lihat. Namun doa yang mereka panjatkan mengingatkan kita bahwa berdoa dan meminta kepada yang Maha Kuasa bisa dalam kondisi apa pun dan di mana pun. Usaha maksimal mereka yakini harus diiringi doa. Berharap Allah memberikan petunjuk dan jalan keluar," lanjutnya.

Unggahan Eka ini pun disebar oleh beberapa pengguna media sosial. Setidaknya, 10.115 sebaran telah dicapai unggahan ini. 

3 dari 3 halaman

Menteri Agama Ajak Umat Berdoa Minta Hujan

Dream - Musim kemarau yang melanda tanah air telah memasuki bulan keenam. Hujan yang tidak kunjung turun mengancam kekeringan di sejumlah wilayah serta menambah hebat kebakaran hutan.

Melihat kondisi tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau umat Islam untuk mengadaka salat Istisqa' atau salat meminta turunnya hujan. " Saya mengimbau umat Islam untuk melakukan salat Istisqa," katanya di Jakarta, seperti dikutip Dream dari keterangan tertulis, Rabu, 9 September 2015.

Menteri Lukman juga  berharap peran serta para ulama, pimpinan ormas Islam, dan imam masjid agar berinisiatif mengajak umat Islam untuk mengadakan salat Istisqa secara berjamaah.

Dia pun berharap umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah haji untuk turut berdoa agar kondisi kekeringan di tanah air segera teratasi.

" Saya mengharapkan aga para jemaah haji di Tanah Suci juga mendoakan kondisi kekeringan dan asap yang mengganggu segera sirna," harapnya.

Dia pun turut meminta umat beragama lainnya turut berdoa agar hujan segera turun. Sebab, dia beralasan hujan yang segera turun akan membawa kebaikan bagi manusia.

" Saya mengajak seluruh umat beragama berdoa agar hujan segera turun dan membawa berkah," pungkasnya.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik