Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(Foto: Facebook/dr Wahyu Triasmara)
© Dream
Dream - Menghadapi musim kemarau sekaligus bencana asap, pemerintah berencana menggelar salat Istisqa untuk meminta hujan. Salat tersebut rencananya akan digelar usai salat Jumat besok.
Terkait rencana tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyarankan agar pihak Istana menunda pelaksanaan salat Istisqa pada hari Minggu. Ini karena pelaksanaan salat di hari Jumat dinilai terlalu cepat.
" Pelaksanaan salat Istisqa harus tulus benar-benar taubat dari kesalahan. Salat Istisqa biasanya diawali dengan puasa tiga hari. Jadi kalau dilaksanakan hari Jumat itu terlampau cepat," ujar Wakil Ketua Umum MUI Yunahar Ilyas, Selasa, 27 Oktober 2015.
Yunahar mengatakan pelaksanaan salat Istisqa yang digelar pemerintah seharusnya juga dilakukan lapangan, bukan di masjid kompleks Istana. Menurutnya, dengan dilakukan di lapangan, masyarakat dan lapisan organisasi masyarakat dapat turut serta.
" MUI sebetulnya sudah menyarankan pemerintah untuk menggelar salat Istisqa di Lapangan Parkir Timur Senayan. Tapi, sepertinya lebih memilih menggelar salat Istisqa di Masjid Baiturrahman, Istana Merdeka usai salat Jumat," jelas dia.
Salat Istisqa ini digelar sebagai upaya pemerintah dan masyarakat meminta kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan. Upaya ini menjadi salah satu cara untuk mengatasi bencana kebakaran hutan dan kabut asap.
© Dream
Dream - Sebuah gambar mengharukan diunggah oleh akun Facebook bernama Eka Wijayanti. Dalam foto itu terlihat ratusan personel TNI sedang bersujud di Pangkalan Udara Palembang, Sumatera Selatan.
Eka menulis, ratusan personel itu datang ke Palembang dengan misi memadamkan kebakaran hutan. Setiba di Lanud, mereka segera merapatkan barisan untuk menggelar salat Istisqa, salat memohon hujan.
" Turun dari pesawat Hercules, prajurit TNI yang melanjutkan usaha prajurit TNI sebelumnya memadamkan kebakaran hutan di Sumatera Selatan berjemaah salat Istisqa memohon hujan turun," tulis Eka.
" Berjemaah di landasan udara Palembang, memang bukan pemandangan yang setiap hari kita lihat. Namun doa yang mereka panjatkan mengingatkan kita bahwa berdoa dan meminta kepada yang Maha Kuasa bisa dalam kondisi apa pun dan di mana pun. Usaha maksimal mereka yakini harus diiringi doa. Berharap Allah memberikan petunjuk dan jalan keluar," lanjutnya.
Unggahan Eka ini pun disebar oleh beberapa pengguna media sosial. Setidaknya, 10.115 sebaran telah dicapai unggahan ini.
© Dream
Dream - Musim kemarau yang melanda tanah air telah memasuki bulan keenam. Hujan yang tidak kunjung turun mengancam kekeringan di sejumlah wilayah serta menambah hebat kebakaran hutan.
Melihat kondisi tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau umat Islam untuk mengadaka salat Istisqa' atau salat meminta turunnya hujan. " Saya mengimbau umat Islam untuk melakukan salat Istisqa," katanya di Jakarta, seperti dikutip Dream dari keterangan tertulis, Rabu, 9 September 2015.
Menteri Lukman juga berharap peran serta para ulama, pimpinan ormas Islam, dan imam masjid agar berinisiatif mengajak umat Islam untuk mengadakan salat Istisqa secara berjamaah.
Dia pun berharap umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah haji untuk turut berdoa agar kondisi kekeringan di tanah air segera teratasi.
" Saya mengharapkan aga para jemaah haji di Tanah Suci juga mendoakan kondisi kekeringan dan asap yang mengganggu segera sirna," harapnya.
Dia pun turut meminta umat beragama lainnya turut berdoa agar hujan segera turun. Sebab, dia beralasan hujan yang segera turun akan membawa kebaikan bagi manusia.
" Saya mengajak seluruh umat beragama berdoa agar hujan segera turun dan membawa berkah," pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang