Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak-anak Juga Berisiko Tertular Virus Corona Covid-19 (Sumber:Pexels.com)
Dream – Kewaspadaan masyarakat khususnya orang tua terhadap penularan virus Covid-19 pada anak-anak sebaiknya ditingkatkan. Meski memiliki kemampuan imunitas yang membantu kekebalan tubuhnya, anak-anak masih mungkin terpapar Covid-19.
Kabar mengejutkan ini datang dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang menerima laporan penularan pada lebih dari 200 anak yang menghadiri kegiatan perkemahan musim panas pada 21-27 Juni 2020 lalu.
Dalam kegiatan tersebut terdapat lebih dari 500 tenda yang didirikan untuk menampung para peserta. Sejumlah anak di bawah 17 tahun diperiksa dan dinyatakan positif mengidap virus corona Covid-19.
Indikasi penularan virus dimulai sejak 23 Juni ketika seorang peserta kemah mengalami gejala Covid-19. Setelah kembali ke rumah keesokan harinya, anak tersebut dinyatakan positif tertular.
Mendengar kondisi tersebut, para staf yang bertugas segera memulangkan para peserta dan mengakhiri acara perkemahan bersama.

Menurut penuturan para petugas di lokasi perkemahan, anak-anak sudah diminta untuk menggunakan masker, namun tak digubris. Bahkan mereka juga mengabaikan aturan untuk menjaga jarak.
CDC mencatat bahwa berkemah (termasuk berbagai kegiatan di dalam dan luar ruangan, bernyanyi dan bersorak setiap hari) adalah kegiatan yang membawa risiko tinggi penularan virus corona Covid-19.
Total ada 597 orang yang hadir dalam kemah tersebut. Dan sudah dilakukan tes pada 344 peserta (58 persen), 260 anak (76 persen) diantaranya positif.
“ Tingkat penularan kemungkinan masih rendah, karena masih banyak yang tidak diuji atau yang hasilnya tidak dilaporkan,” jelas CDC.
Data tersebut memperlihatkan bahwa anak-anak di segala rentang usia memiliki risiko yang sama untuk tertular virus Corona Covid-19. Hal ini semakin rentan jika berada di tempat yang ramai dan banyak orang.
Anak-anak antara usia 6 hingga 10 tahun bahkan memiliki tingkat infeksi tertinggi.
Sebelumnya, Gubernur Negara Bagian Brian Kemp telah mengeluarkan perintah eksekutif pada tanggal 11 Juni yang memperbolehkan untuk menghadiri kemah selama mereka dinyatakan negatif Covid-19 sebelumnya.
Georgia mencatat sudah terjadi 3.825 kematian akibat Covid-19, dan merupakan negara terdampak paling buruk kelima menurut CDC dengan 186.352 kasus positif.
(Sah, Sumber Daily Star)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya