Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Menggunakan Teknologi Robot (blog.ponoko.com)
Dream - Ahli fisika Louis Del Monte meyakini pada 2045 mendatang mesin akan menguasai dunia. Tidak hanya itu, mesin-mesin itu juga akan mengancam kelangsungan hidup manusia.
Hanya 30 tahun dari sekarang, spesies teratas di Bumi bukan lagi manusia. Itu adalah peringatan yang dikeluarkan ahli fisika terkenal Louis Del Monte yang meyakini, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence AI) akan mengancam kelangsungan hidup manusia.
Del Monte juga percaya suatu saat kelak, manusia akan menjadi cyborg yakni makhluk setengah manusia dan setengah mesin. Itu dikarenakan manusia telah hidup dunia di mana mesin telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan, dan menjadi pengganti bagian tubuh manusia yang hilang atau rusak.
Ketergantungan manusia terhadap mesin meningkat lebih dari sebelumnya. Sebab, mesin-mesin itu dapat meningkatkan produktivitas kerja, membuat terobosan dalam teknologi kedokteran dan meningkatkan kualitas hidup manusia.
Tapi penulis buku 'The Artificial Intelligence Revolution' ini mengkhawatirkan satu fenomena masa depan yang lebih dahsyat. Yakni manusia mungkin akan dijajah oleh mesin. Mesin menjadi lebih cerdas daripada manusia. Mesin, dalam hal ini robot, mungkin melihat manusia sebagai ancaman dan berbahaya.
Berbicara kepada Business Insider, Del Monte mengatakan saat ini tidak ada kepastian tentang seberapa cerdas dan saling terkoneksinya mesin.
" Jika itu berlanjut, kita akan melihat tren eksponensial. Kita akan mencapai kerangka waktu di mana para ahli sudah memprediksi sebelumnya di mana spesies teratas di Bumi bukan lagi manusia, tapi mesin," kata dia.
Del Monte memperingatkan, saat itu mesin akan mulai mendapatkan kemampuan untuk melindungi diri mereka sendiri dan melihat manusia sebagai musuh.
Dia memprediksi bahwa antara 2040-2045 mesin akan mengalahkan kecerdasan manusia.
" Tanda-tandanya adalah bahwa mereka juga belajar mempertahankan diri," kata Del Monte. " Apakah mereka menyadari itu atau tidak menjadi satu titik yang diperdebatkan" . (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya