Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
IAI Memproduksi Drone Bunuh Diri (Foto: Julian Herzog/WikiCommons)
Dream - Aktivis dan ilmuwan menyuarakan amarahnya usai teknologi grafin yang dikembangkan Universitas Manchester digunakan untuk industri militer Israel. Grafin merupakan teknologi berbasis material atom karbon yang dibentuk dalam lempengan karbon.
CEO Versarien Neill Ricketts mengatakan kerja sama dengan IAI termasuk dalam teknologi militer yang dikembangkan.
"Apa yang kita miliki di sini yaitu untuk mengenali kemampuan material dan kinerja hasil penelitian dengan IAI tidak hanya di pesawat terbang tapi proyek pertahanan dan luar angkasa," kata Neill.
Sementara itu, mahasiswa Palestina di Universitas Manchester Huda Ammori mengatakan para akademisi dan mahasiswa tak menyadari telah membantu produksi penelitian untuk Israel.
"Di semua universitas, penelitian mengenai grafin berbicara manfaat dalam menyediakan air bersih untuk jutaan orang, namun isu itu kini beralih ke bisnis militer," kata Huda.
Huda juga merasa malu karena kemungkin hasil penelitian itu akan dicoba pada senjata yang menyerang warga Palestina.
"Aku merasa malu sebagai mahasiswa yang mendapat beasiswa untuk menyediakan komponen perang bagi Israel," ujar Huda.
Menanggapi kerja sama itu, juru bicara Universitas Manchester menjawab, "Kerja sama Universitas Manchester dengan berbagai macam organisasi akademik dan industri. Kami memiliki proses kemitraan yang kuat dan semua penelitian diuji dengan kriteria etika yang diakui secara nasional."
Diwartakan Al Jazeera, pada Oktober 2017, insinyur dari Versarien mengumumkan perjanjian kerja sama dengan Industri Kedirgantaraan Israel (IAI) untuk menguji coba grafin yang dinamai Nanene.
Nanene dikembangkan para peneliti di Universitas Manchester. Hak milik atas penelitian itu dimiliki oleh Versarien yang pada 2014 membeli sekitar 85 persen saham milik 2-DTech Limited, perusahaan yang dikeluarkan dari pembiayaan penelitian grafin.
IAI menghasilkan sejumlah senjata militer berbasis teknologi, semisal sistem misil, pesawat tempur, dan drone, serta Harop, yang dikenal sebagai drone `bunuh diri`.
Harop disebut mampu bertahan di atas awan semala berjam-jam sebelum akhirnya menjatuhkan `muatan` di target lokasi yang ditentukan.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti