Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pemerintah memasukkan pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) ke dalam daftar proyek strategis nasional (PSN) yang berjumlah 222 proyek dan tiga program strategis.
Perguruan tinggi bertaraf internasional itu dipersiapkan untuk menggelar program magister dan doktor bidang studi agama Islam, ilmu sosial dan humaniora, sains, dan teknologi.
Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Wahyu Utomo, mengatakan, pembangunan UIII masuk ke dalam PSN karena banyak negara luar yang ingin belajar dari Indonesia.
“ Indonesia butuh program magister dan doktor ilmu agama dan sains. Selain itu, kita juga terkenal dengan Bhineka Tunggal Ika dan sukses dalam menjaga kerukunan sehingga menarik minat negara lain untuk belajar di Indonesia,” jelas Wahyu, dikutip Dreamdari Anadolu Agency, Kamis 19 April 2018.
Wahyu menuturkan, pemerintah ingin membuat Indonesia jadi pusat sains dan ilmu keagamaan di dunia. Dengan begitu, akan semakin banyak mahasiswa asing belajar di Indonesia sehingga mendatangkan devisa dan memperkenalkan Indonesia di dunia internasional.
Pendirian UIII berdasarkan Peraturan Presiden nomor 57 tahun 2016. Kampus tersebut rencananya akan dibangun di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, di atas lahan seluas 143 hektare milik Radio Republik Indonesia.
Dari total area tersebut, hanya 30 persen yang bakal digunakan untuk pembangunan kampus.
Pada Januari lalu, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil pernah mengatakan lahan yang terdaftar atas nama RRI itu akan dialihkan kepada Kementerian Agama.
Selain itu, sebanyak 740 kepala keluarga yang tinggal di atas lahan tersebut juga akan dipindahkan dan diberi uang kerahiman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya