Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Produk Pt Sritex (sritec.co.id)
Dream - Masyarakat Tanah Air tak banyak tahu bahwa pabrik tekstil Indonesia mampu bersaing di dunia. Tak banyak pula yang mengerti bahwa 30 negara memesan seragam militer dari sebuah pabrik di Indonesia.
Adalah PT Sri Rejeki Isman Textile atau yang dikenal dengan sebutan PT Sritex yang telah kondang ke luar negeri itu. Pabrik yang terletak di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, ini telah memasok seragam militer ke 30 negara dunia. Mulai Jerman, Australia, Inggris, Belanda, dan sebagainya.
Kisah sukses itu bermula pada tahun 1992. Kala itu, pabrik ini membuat seragam militer untuk TNI, Polri, dan juga seragam PNS. Dua tahun kemudian, perusahaan yang berdiri tahun 1966 itu mulai mengerjakan seragam pesanan pasukan negara-negara di bawah North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Bagaimana kisah sukses PT Sritex? Yuk baca di sini.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: Rasul Larang Bernapas Saat Minum, Ini Alasan Ilmiahnya Heboh, Gadis Ini Minta Diizinkan Presiden Disuntik Mati Silaturahmi Butuh Perjuangan Kisah Rasul Memuliakan Orang Miskin Cerita Raki, Penarik Odong-odong Bertarif Rp 1.000 per Anak Catur, Mencoba Menulis hingga Akhir Hayat Pandangan Rasulullah terhadap Bangsawan dan Orang Miskin Kisah Kucing Penyelamat Bayi Terlantar
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya