Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Peneliti Tengah Memeriksa Kondisi Tabung Cryogenic Berisi Tubuh Manusia (mirror.co.uk)
Dream - Gadis 14 tahun di London, Inggris, menghadapi masa-masa kritis. Dalam hitungan hari, dia diprediksi akan meninggal karena penyakit kanker yang dideritanya.
Gadis tersebut sebenarnya sudah menerima nasibnya. Tetapi, keinginannya untuk tetap hidup ternyata jauh lebih kuat.
Dia kemudian mengajukan surat permohonan ke pengadilan, meminta majelis hakim mengabulkan permintaannya agar tubuhnya dibekukan.
" Saya ingin hidup dan hidup lebih lama dan saya pikir di masa depan mereka mungkin menemukan obat yang tepat untuk kanker saya, lalu membangunkan saya. Saya ingin merasakan kesempatan itu," tulis gadis yang tidak disebutkan namanya untuk alasan hukum dalam surat yang dibacakan hakim.
Majelis hakim pun menggelar persidangan hingga beberapa kali. Pada akhirnya, majelis hakim memutuskan mengabulkan permohonan gadis tersebut dan kasus ini menjadi sejarah dalam peradilan di Inggris.
Kasus ini baru dapat diungkap sekarang usai gadis tersebut dinyatakan meninggal bulan lalu. Kini jasad gadis tersebut telah dibekukan dan dikirim ke Amerika Serikat untuk penelitian.
Hakim Ketua Peter Jackson mengatakan, gadis tersebut meninggal dengan tenang. " Dan tubuhnya telah diawetkan untuk kepentingan pengetahuan sesuai keinginannya," ucap dia.
Orangtua gadis itu berbeda pendapat tentang putusan pengadilan. Sang ibu mendukung permintaan anaknya, sementara ayahnya justru menolak.
Meski demikian, pada akhirnya sang ayah mau menerima putusan tersebut setelah dibujuk.
Tubuh gadis tersebut dibekukan menggunakan metode cryogenic. Metode ini memungkinkan tubuh manusia menjadi beku, namun dapat kembali hidup di masa depan.
Sumber: mirror.co.uk
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya