Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Songgobumi.com)
Dream - Banyak cara dilakukan setan untuk menggoda manusia. Mulai dari bisikan hingga merasuk ke dalam tubuh manusia.
Lantas, bagaimana jika kita sampai dirasuki setan? Apa saja tanda-tandanya seseorang yang dirasuki setan?
Untuk mengetahui orang yang sering dirasuki setan, sebaiknya kita simak dulu ayat-ayat berikut ini.
" Hai, manusia! Makanlah makanan yang halal dan baik yang terdapat di Bumi serta jangan kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya, setan itu musuh yang nyata bagimu. Setan itu hanya menyuruhmu untuk berbuat jahat dan keji serta mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah," (QS. Al-Baqarah: 168-169).
" Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, berkurban untuk berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, merupakan perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu beruntung. Dengan minuman keras dan judi, setan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu serta menghalang-halangi dari mengingat Allah dan melaksanakan sholat. Maka, tidakkah kamu mau berhenti?" (QS. Al-Maidah: 90-91).
" Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan sangat ingkar kepada Tuhannya," (QS. Al-Isra': 27).
Menurut ayat-ayat tersebut, orang-orang yang dirasuki setan memiliki sebelas ciri, yakni sebagai berikut.
1. Orang yang suka memakan barang haram, baik haram dzati, seperti bangkai, daging babi dan sebagainya, maupun haram hukmi, seperti makanan yang dibeli dengan uang yang didapat dengan cara haram seperti mencuri, korupsi, menipu dan riba.
2. Orang yang suka berbuat jahat, seperti menyakiti orang lain.
3. Orang yang suka berbuat keji, seperti berzina atau mengatakan perkataan yang jorok dan kotor.
4. Orang yang berkata tentang masalah-masalah keyakinan yang menyimpang dari ajaran tauhid, yaitu mereka mengada-ada dalam urusan aqidah
Ulasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya