Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Flamingo dikenal sebagai bangsa burung yang sangat eksotik. Kaki yang jenjang dan bulu indah berwarna pink telah menjadi ciri khas flamingo.
Selain sebagai burung paling ikonik, flamingo telah menjadi simbol keanggunan dan keindahan. Apalagi jika mereka terbang dalam kelompok yang besar.
Meski memiliki bulu berwarna pink, flamingo sebenarnya tidak lahir dengan warna yang identik dengan wanita itu.
Flamingos dilahirkan dengan warna bulu abu-abu. Warna bulu mereka secara bertahap berubah menjadi pink karena diet mereka.
Di alam liar, flamingo memakan ganggang biru-hijau dan udang air asin. Kedua makanan utama flamingo itu mengandung zat kimia yang disebut canthaxanthin.
Begitu pula dengan flamingo yang dipelihara di kebun binatang. Makanan mereka akan dicampur dengan canthaxanthin untuk menjaga sifat alami mereka.
Namun, tahukah kamu bahwa beberapa merek menggunakan canthaxanthin sebagai bahan campuran sosis?
Tapi jangan khawatir, canthaxanthin dalam merek sosis itu jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak mungkin bisa mengubah warna kulit manusia menjadi pink.
Hal unik dan menarik selanjutnya dari flamingo adalah 'kuning' telur burung ini ternyata juga berwarna pink.
Selain itu, selama musim kawin, bulu flamingo jantan dan betina akan berubah menjadi pink gelap. Ini menunjukkan bahwa mereka siap untuk kawin.
Fakta menarik lainnya dari flamingo adalah burung ini telah bertahan selama jutaan tahun dan tidak banyak mengalami perubahan.
Para peneliti yakin burung yang indah dan menarik ini adalah hewan prasejarah. Mereka muncul pada masa ketika dinosaurus mulai punah.
(Sah)
(Sumber: metro.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya