Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pelaku pembunuhan janda cantik, Sisca Icun Sulastri, 34 tahun, di Apartemen Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta, telah tertangkap. Pelaku diketahui bernama Hidayat, 22 tahun, Warga Jalan Poncol, Cilandak.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya Ghalib, mengatakan, pelaku diketahui telah berkeluarga dan memiliki anak.
" Kesehariannya bekerja sebagai cleaning service," ujar Andi, dikutip dari Pojoksatu.
Kasus pembunuhan ini terjadi berawal dari janjian antara korban dengan pelaku. Keduanya bersepakat bertemu di apartemen Sisca untuk kencan pada Minggu, 16 Desember 2018.
Sedari pagi, Sisca terus mengontak hidayat. Dia mengajak Hidayat berkencan dengan bayaran Rp2 juta.
Pelaku kemudian datang ke apartemen korban sekitar pukul 17.30 WIB. Pelaku menunggu dijemput korban di kolam renang apartemen.
Beberapa saat kemudian, korban datang dan mengaku sudah lama menunggu pelaku. Keduanya kemudian langsung menuju apartemen korban.
Di dalam apartemen, korban sempat berganti baju. Lalu menagih janji bayaran kepada pelaku.
" Di kamar, pelaku menagih janji kepada korban uang Rp2 juta, tapi korban tidak mau dan meminta pelaku untuk menemaninya dahulu," kata Andi.
Korban kemudian mengancam melaporkan kelakuan pelaku kepada istri sahnya. Merasa terancam, pelaku sempat adu mulut dengan korban.
Korban juga sempat menjambak pelaku. Hal itu memicu perkelahian di dalam apartemen. Secara spontan, pelaku mengambil pisau yang ada di dekat TV dan mengancam namun korban justru melawan.
" Akhirnya korban dan pelaku berebut pisau sampai baju transparans korban tersingkap," kata Andi.
Berhasil merebut pisau, pelaku menancapkannya ke bagian ulu hati dan dua kali di pinggang kanan korban. Tetapi, korban masih melawan dan berteriak.
" Pelaku lalu membekap mulut korban dengan tangan dan menusuk nadi lengan kiri korban," kata dia.
Korban pun tewas dengan banyak luka tusuk. Hidayat kemudian kabur sembari membawa dompet, dua ponsel, dan pisau yang digunakan menusuk korban. Dalam perjalanan pulang, pelaku membuang dompet, pisau, jaket dan kaos pelaku.
Dua ponsel korban dibuang di tempat berbeda. Tepatnya di tempat pemakaman umum sekitar apartemen.
(Ism Sumber: Pojoksatu)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya