Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Irjen Rycko Amelza Dahniel Dan Prof. Dr. Muladi
Dream - Beberapa waktu lalu, sosok Kabaintelkam Polri Irjen Rycko Amelza Dahniel terlihat bertemu seorang pria yang duduk di kursi roda. Momen tersebut diabadikan dan diunggah oleh akun YouTube Soediro Family tahun 2019 lalu.
Saat itu, Rycko masih menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah (Jateng). Mendapat kehormatan karena kursi rodanya didorong oleh orang nomor satu di jajaran kepolisian Jateng, sosok proia berbaju batik itu tentu saja membuat publik penasaran
Diketahui pria tersebut adalah Prof. Dr. Muladi, seorang guru sang Jenderal Polisi ketika masih mengemban ilmu di Akademi Polisi dan PTIK.
Penasaran siapa pria yang didorong oleh Jenderal Polisi Rycko Amelza? Berikut profil Prof. Dr. Muladi.

Muladi lahir pada tanggal 26 Mei 1943 di Solo. Beliau merupakan anak bungsu dari pasangan Dasijo Darmo Soewito dan Sartini. Sang ayah dulunya bekerja sebagai reserse polisi.
Muladi kecil dikenal sebagai sosok anak yang nakal. Saking nakalnya, Muladi sempat dua kali tidak lulus sekolah yakni saat SD dan SMP.
Meski tidak lulus SMP, Muladi tetap bisa melanjutkan pendidikannya di SMA swasta Institut Indonesia. Kemudian Muladi mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (saat ini Fakultas Hukum) Universitas Diponegoro, Semarang.
Saat kuliah, Muladi rupanya aktif dalam berorganisasi. Mulai dari menjadi anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) tahun 1963-1968 hingga Komandan Batalyon IV Resimen Mahasiswa Semarang tahun 1964–1967.
Sembari kuliah, Muladi juga bekerja sebagai karyawan OPS Minyak dan Gas Bumi di Jawa Tengah pada tahun 1966–1969. Muladi juga sempat berkarier sebagai dosen di Universitas Diponegoro.
Muladi pernah menjadi Menteri Kehakiman atau sekarang disebut sebagai Menteri Hukum dan HAM. Tak tanggung-tanggung, saat itu Muladi juga merangkap sebagai Menteri Sekretaris Negara di masa Kabinet Reformasi Pembangunan.
Muladi pernah menjadi Gubernur Lemhannas terlama yakni dari tahun 2005-2011. Dia menjabat di era kepemimpinan Presiden SBY.
Sebelum menjadi menteri, Muladi merupakan seorang Rektor di Universitas Diponegoro. Lebih lanjut, Muladi juga pernah menjabat sebagai Ketua Institute for Democracy and Human Rights di The Habibie Center di Jakarta.
Sosok Muladi cukup dikenali publik. Hal ini lantaran Muladi memiliki proporsi tubuh dengan tinggi hingga 1.80 meter. Berat badannya diketahui hingga lebih dari satu kuintal. Tak hanya itu, gaya bicara Muladi yang keras menggelegar terutama saat marah juga menjadi ciri khasnya. Meski begitu, Muladi dikenal sebagai sosok yang berhati lembut dan sangat tidak tahan melihat adanya ketidakadilan serta pelanggaran HAM.
Berikut pendidikan yang ditempuh oleh Muladi:
Riwayat karier Muladi:
Sejumlah penghargaan yang pernah diterimanya adalah sebagai berikut.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan