Innaalillahi, Cucu Mungil Menkopolhukam Wiranto Meninggal Dunia

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 15 November 2018 17:21
Innaalillahi, Cucu Mungil Menkopolhukam Wiranto Meninggal Dunia
Jenazah cucu Wiranto bernama Achmad Daniyah Alfatih yang baru berumur 1 tahun 4 bulan akan diterbangkan ke Surakarta, esok hari.

Dream - Berita duka menghampiri keluarga Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto. Cucu Wiranto, Achmad Daniyal Alfatih yang baru berumur 1 tahun 4 bulan meninggal dunia pada pukul 12.51 WIB.

Kabar itu dibenarkan Kabag Humas Kemenkopolhukam, Gan Gan M. Rizal. " Betul Mas," tulis Rizal, melalui pesan WhatsApp, kepada Dream, Kamis, 15 November 2018.

Menurut Staf Humas Sesmenkopolhukan, Sumadi, jenazah akan diterbangkan dari rumah duka di Jalan Tulodong Bawah 4 lama nomor 11, Kebayoran Baru ke Surakarta, Jawa Tengah esok hari, Jumat, 16 November 2018 pukul 07.00 WIB dari Lanud Halim Perdana Kusuma.

" (Jenazah) akan dimakamkan di makam keluarga Delingan Jalan Raya Solo - Tawangmangu," kata Sumadi.

Dream belum mendapat kabar lebih lanjut tentang penyebab meninggalnya Achmad.

1 dari 1 halaman

Mendagri: Anak Saya Juga Pilot Lion Air

Dream - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Tjahjo dapat merasakan kekhawatiran para keluarga korban, karena putranya, Arjuna Cakra Candasa, juga berprofesi sebagai pilot.

Menurut Tjahjo, Arjuna sudah empat tahun menjadi pilot maskapai Lion Air. Putranya juga pernah menerbangkan Boeing 737 MAX 8, pesawat setipe dengan JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin 29 Oktober 2018.

" Kemudian waktu pesawat sejenis ini ya ikut satu tim gitu saja," ucap Tjahjo di Gedung Promoter RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis 1 November 2018.

Arjuna, kata Tjahjo, sudah beberapa kali menerbangkan pesawat Lion Air maupun Batik Air. Sejumlah rute telah ditempuh anaknya, mulai domestik hingga luar negeri. " Sudah ambil rute Malaysia, India," kata Tjahjo.

Tjahjo sempat menemui sejumlah keluarga korban yang ada di RS Polri. Selain menyampaikan duka, Tjahjo juga hendak melakukan sinkronisasi data e-KTP dengan tim Inafis Polri.

" Data di Inafis sudah ada 150 juta. Ada jumlah penduduk kita 263 juta. Sisanya lah kalau kita sinkronisasi dengan pihak Inafis dapat mempercepat data," ujar Tjahjo.

Terkait insiden jatuhnya JT610, Tjahjo juga menerjunkan tim Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Mereka ditugaskan untuk mempermudah pengurusan surat-surat kematian.

" Supaya (proses) tidak panjang. Jadi satu atap," kata dia.

Beri Komentar