Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menko Polhukam, Wiranto Didukung Partai Hanura Untuk Maju Sebagai Cawapres Mendampingi Jokowi Pada Pilpres 2019.(Liputan6.com/Fajar Abrori)
Dream - Berita duka menghampiri keluarga Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto. Cucu Wiranto, Achmad Daniyal Alfatih yang baru berumur 1 tahun 4 bulan meninggal dunia pada pukul 12.51 WIB.
Kabar itu dibenarkan Kabag Humas Kemenkopolhukam, Gan Gan M. Rizal. " Betul Mas," tulis Rizal, melalui pesan WhatsApp, kepada Dream, Kamis, 15 November 2018.
Menurut Staf Humas Sesmenkopolhukan, Sumadi, jenazah akan diterbangkan dari rumah duka di Jalan Tulodong Bawah 4 lama nomor 11, Kebayoran Baru ke Surakarta, Jawa Tengah esok hari, Jumat, 16 November 2018 pukul 07.00 WIB dari Lanud Halim Perdana Kusuma.
" (Jenazah) akan dimakamkan di makam keluarga Delingan Jalan Raya Solo - Tawangmangu," kata Sumadi.
Dream belum mendapat kabar lebih lanjut tentang penyebab meninggalnya Achmad.
Dream - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Tjahjo dapat merasakan kekhawatiran para keluarga korban, karena putranya, Arjuna Cakra Candasa, juga berprofesi sebagai pilot.
Menurut Tjahjo, Arjuna sudah empat tahun menjadi pilot maskapai Lion Air. Putranya juga pernah menerbangkan Boeing 737 MAX 8, pesawat setipe dengan JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin 29 Oktober 2018.
" Kemudian waktu pesawat sejenis ini ya ikut satu tim gitu saja," ucap Tjahjo di Gedung Promoter RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis 1 November 2018.
Arjuna, kata Tjahjo, sudah beberapa kali menerbangkan pesawat Lion Air maupun Batik Air. Sejumlah rute telah ditempuh anaknya, mulai domestik hingga luar negeri. " Sudah ambil rute Malaysia, India," kata Tjahjo.
Tjahjo sempat menemui sejumlah keluarga korban yang ada di RS Polri. Selain menyampaikan duka, Tjahjo juga hendak melakukan sinkronisasi data e-KTP dengan tim Inafis Polri.
" Data di Inafis sudah ada 150 juta. Ada jumlah penduduk kita 263 juta. Sisanya lah kalau kita sinkronisasi dengan pihak Inafis dapat mempercepat data," ujar Tjahjo.
Terkait insiden jatuhnya JT610, Tjahjo juga menerjunkan tim Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Mereka ditugaskan untuk mempermudah pengurusan surat-surat kematian.
" Supaya (proses) tidak panjang. Jadi satu atap," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya