Innalillahi, Dokter Boyke Meninggal Dunia

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 10 Januari 2020 11:21
Innalillahi, Dokter Boyke Meninggal Dunia
Boyke merupakan orang kepercayaan Prabowo Subianto sejak sebelum menjadi Menhan.

Dream - Dokter Boyke Setiawan meninggal dunia pada Rabu malam. Dokter Boyke merupakan Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Bandung.

Kabar meninggalnya Boyke disampaikan oleh juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. Menurut Dahnil, Boyke mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung.

" Kabar duka datang dari Keluarga besar @UniversitasUKRI Bandung, pukul 22.25 tadi Rektor UKRI, Bpk Dr dr Boyke Setiawan, meninggal dunia di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung, mhn doanya dr sahabat semua dan InsyaaAllah beliau Husnul Khotimah," tulis Dahnil, dikutip dari anteroaceh.com.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dilaporkan sudah melayat ke Bandung. Prabowo sempat menyolatkan jenazah Boyke.

Boyke merupakan sosok yang dekat dengan Prabowo. Dia juga menjadi orang kepercayaan Prabowo untuk mengelola bisnisnya.

Sebelum menjabat sebagai Rektor UKRI, Boyke pernah mengelola Polo Club, salah satu bisnis milik Prabowo yang berbasis di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

1 dari 5 halaman

Ditemui Prabowo di Yogyakarta, Jokowi: Tamu Besar Pertama di 2020

Dream - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi putranya, Didit Hediprasetryo. Dalam menyambut keduanya di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Jokowi ditemui putra bungsu, Kaesang Pangarep.

" Tahun baru 2020, Pak Prabowo adalah tamu besar pertama yang saya terima," ujar Jokowi, dikutip dari , Senin 1 Januari 2019.

Jokowi mengatakan ada banyak hal yang dibicarakan bersama dengan Prabowo. " Baik yang berkaitan dengan urusan keluarga, tapi lebih banyak urusan negara," kata Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo mengatakan dalam pertemuan itu dia melaporkan sejumlah tugas yang telah dikerjakannya sebagai Menteri Pertahanan. Dia juga menyampaikan terima kasih Jokowi berkenan menyambutnya.

" Intinya mau ucapkan selamat Tahun Baru. Dan saya banyak keliling, udah beberapa minggu enggak jumpa, di sela-sela ucapan selamat, melaporkan perkembangan di bidang saya. Dan alhamdulillah sudah disampaikan," kata Prabowo.

Jokowi dan Prabowo sempat makan siang bersama di Istana Kepresidenan. Keduanya bersama putra masing-masing menyantap hidangan makan siang.

2 dari 5 halaman

Tahun Baru di Yogyakarta, Kali Ini Jokowi Tak Gelar Perayaan Khusus

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merayakan peringatan semarak pergantian tahun di Gedung Agung, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jokowi mengatakan Yogyakarta menjadi lokasi yang istimewa.

" Ya, karena di Yogyakarta ada ngarso dalem (Sultan Hamengkubuwono X)," kata Jokowi, dilaporkan , Selasa, 31 Desember 2019.

Jelang pergantian tahun, Jokowi berharap agar tahun 2020 akan lebih baik ketimbang tahun 2019. Baik untuk masyarakat Indonesia atau pemerintah ke depannya.

Namun di tahun ini Jokowi takkan merayakan secara khusus perayaan pergantian tahun. Dia mengatakan, terpilihnya Kota Pelajar itu karena bertepatan dengan agenda peresmian Bendung Kamijoro di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

" Ya pas di Yogya saja. Ini kan karena pas meresmikan Bendung Kamijoro, ya sudah menginap sekalian," ucap dia.

3 dari 5 halaman

Beberapa Kali Sambut Tahun Baru di Yogya

Ini bukan kali pertama Jokowi dan keluarga menghabiskan pergantian tahun di Yogyakarta. Saat pergantian tahun 2017 ke 2018, Jokowi juga menikmati malam pergantian tahun di halaman Gedung Agung.

Sementara pada malam tahun baru 2018 ke 2019, Jokowi menyambut tahun baru di vila Bayu Rini, Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Ditemani ibu negara, Iriana, dan Kaesang, dia mengundang beberapa pedagang angkringan ke Istana Bogor.

Jokowi mengajak anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) serta pegawai Istana Kepresidenan Bogor santap malam bersama dengan menu dagangan angkringan. Sate ayam, sate kambing, dan sate sapi menjadi menu yang disajikan. Selain itu ada juga bakmi dengkul dan wedang ronde.

4 dari 5 halaman

Jelang Malam Tahun Baru, Ganjil-Genap Ditiadakan

Dream - Sistem pembatasan kendaraan ganjil-genap di Jakarta tidak akan diberlakukan Selasa sore, 31 Januari 2019. Ini karena sejumlah ruas jalan akan ditutup dan diberlakukan pengalihan arus jelang perayaan Tahun Baru 2020.

" Pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap pada hari Selasa tanggal 31 Desember 2019 tetap diberlakukan pada pukul 06.00-10.00 WIB, sedangkan pada pukul 16.00-20.00 WIB tidak diberlakukan," ujar Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya, Komisaris Fahri Siregar, dikutip dari Liputan6.com.

Pembebasan aturan ini, kata Fahri, berlaku hingga Rabu, 1 Januari 2020. Ini mengingat tanggal tersebut adalah hari libur nasional.

Selanjutnya, Fahri mengatakan penutupan sejumlah ruas jalan diberlakukan mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Ruas jalan yang ditutup mulai dari Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman.

Untuk pengamanan, Fahri menjelaskan akan dilibatkan personel dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

" Pelibatan personel Ditlantas Polda Metro Jaya sejumlah 1.596 personel," ucap dia.

5 dari 5 halaman

Hari Pertama Perluasan Ganjil Genap, Hampir Seribu Mobil Ditilang

Dream - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya mencatat ada 941 pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara mobil saat ketentuan perluasan aturan ganjil genap resmi berlaku, hari ini, Senin, 9 September 2019.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir melaporkan jumlah pelanggaran tersebut akumulasi dari operasi penindakan yang berlangsung pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB.

Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah karena aturan perluasan sistem ganjil genap juga berlaku pada jam sore hari mulai pukul 16.00-21.00 WIB. Dibandingkan aturan sebelumnya, jam berlaku aturan baru ini lebih lama satu jam.

" Dari jumlah 941 pelanggar ada sebanyak 617 yang Surat Izin Mengemudi-nya disita sebagai bukti tilang, kemudian sisanya sebanyak 324 Surat Tanda Nomor Kendarannya disita sebagai bukti tilang," ujar Nasir dikutip dari laman Liputan6.com, Senin 9 September 2019.

Ia mengatakan, jumlah pelanggaran terbanyak terjadi di daerah Gunung Sahari, Pademangan Jakarta Pusat yakni sebanyak 251 pelanggaran dengan 133 SIM disita dan 118 STNK disita.

Selain itu, polisi juga mencatat lokasi yang paling sedikit melakukan pelanggaran berada di wilayah Jakarta Pusat dengan jumlah 42 kasus.

" Sebanyak 29 SIM dan 13 STNK disita sebagai barang bukti," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak