Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bendera ISIS Terpasang Di Mapolsek Kebayoran Lama (Foto: Istimewa)
Dream - Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mendapat teror berupa pemasangan bendera ISIS, pagi tadi sekitar pukul 05.30 WIB oleh orang tidak dikenal.
"Iya benar, terjadi pemasangan bendera warna hitam bertuliskan huruf Arab Lailahailallah yang identik dengan bendera ISIS oleh orang tidak dikenal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Juli 2017.

Kejadian itu bermula ketika para anggota Polsek Kebayoran Lama yang sedang berjaga sedang beribadah sholat subuh secara bergantian. Usai sholat subuh, saksi bernama Bripka Billy mendengar suara motor berhenti di depan Markas Polsek Kebayoran Lama. Merasa curiga, Billy akhirnya mengecek suara itu.
"Namun motor tersebut langsung pergi dengan terburu-buru," ucap dia.
Kemudian, anggota polisi kemudian menemukan bendera ISIS berukuran 100x50 centimeter yang terpasang di pagar Mapolsek Kebayoran Lama.
© Dream
Selain memasang bendera ISIS, para pelaku juga meletakkan surat bernada ancaman kepada polisi. Surat tersebut dimasukkan ke dalam botol air mineral berukuran satu liter.
"Iya benar ada pemasangan bendera ISIS dan ada juga surat," ujar Argo.
Dalam surat itu, pelaku menyerukan agar para penegak hukum dan juga ormas Anshor Banser agar segera bertaubat. Sebab, para penegak hukum itu dianggap menyembah berhala.
Tak hanya itu, pelaku juga mengancam mengganti dasar hukum di Indonesia dengan hukum Allah SWT.
© Dream
Berikut isi lengkap surat tersebut:
Wahai para Anshor Thogut Polri, TNI, Banser, Densus, dan para antek-antek laknatullah. Bertaubatlah kalian dari jalan yg menyesatkan itu, berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yg kalian banggakan yg kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu yg telah menggantikan hukum Allah dgn hukum jahiliyah yg telah kalian buat. Sadarlah kalian, sesungguhnya kalian berperang di barisan thogut, dan kami berperang di barisan iman (QS An Nisa:76). Berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sbg teroris, bahwa pada dasarnya kalianlah teroris sebenarnya, karena kalian telah membunuh dan menangkap umat muslim serta ulama-ulama kami (para muwahidin) yg mempelajari dan mengamalkan tauhid yg dibawa dan diajarkan oleh Rosul kami Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam.
Dan ketahuilah, kami akan terus meneror kalian sebagai mana kalian meneror kami (para muwahidin) dan kami akan memburu kalian sebagaimana kalian memburu saudara seiman kami di Poso. Ketahuilah, perang telah dimulai, akan kami buat Jakarta ini spt Marawi. Akan kami gulingkan hukum jahiliyah serta berhala Pancasila yg kalian banggakan dan akan kami tinggikan hukum Allah yg maha adil dan sempurna (QS Al Maidah:50) di atas pedang-pedang kami, khilafah Islamiyah Ala Minhajin Nubuwah akan segera tegak di Tanah Air ini Insya Allah Biidznillah.

Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS