Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Islamipolitan, Karya Seni Yang Bertema Islam (www.thenational.ae)
Dream - Sebuah pameran seni dan instalasi bertajuk Islamopolitan digelar di Maraya Art Centre di Al Qasba, Sharjah, Uni Emirat Arab (UEA). Pameran seni ini merupakan ide dari Khalid Shafar, seorang desainer asal UEA.
Pameran itu berusaha menunjukkan desain dan seni instalasi juga bisa berdialog dengan Islam. Karya-karya yang dipamerkan memiliki bentuk-bentuk yang berhubungan dengan Islam, seperti orang sedang salat, tulisan Allah, sajadah dan sebagainya. Selain itu ada beberapa karya yang mencoba untuk menyampaikan pesan bahwa Islam adalah agama yang damai.
Selain diikuti beberapa seniman dan desainer lokal, pameran ini juga menampilkan karya desain dari mancanegara. Pesertanya tidak semuanya Arab dan Muslim. Mereka semua diundang untuk menyajikan benda-benda yang mengeksplorasi hubungan antara Islam dan desain, baik dari segi estetika dan makna. Tujuannya adalah untuk mendorong perdebatan, sambil tetap menghormati agama.
" Kami ingin menyajikan sesuatu yang tidak akan menyinggung dengan cara apapun, tapi pada saat yang sama tetap terbuka. Hal ini sesuai dengan visi Sharjah," kata Shafar seperti dikutip Dream dari laman thenational.ae, Senin, 16 Juni 2014. .
" Kami ingin menantang dan memicu kreativitas para desainer, terutama yang berbasis lokal, dan untuk melihat seberapa jauh mereka bisa menuangkan ide-ide mereka dalam sebuah karya seni," kata pengurus Maraya Art Centre, Giuseppe Moscatello.
Sebanyak 25 buah karya seni dengan 23 desainer yang berasal dari 12 negara akan tampil dalam pameran kali ini. Lebih dari setengah karya yang dipamerkan diciptakan khusus untuk Islamopolitan. Desain hadir dalam bentuk berbagai macam, ada kursi, lilin, keramik dan hiasan dinding. Tetapi juga ada instalasi video, pakaian dan bahkan sebuah cincin oleh perancang perhiasan Nadine Kanso.
Diantara deretan karya seni yang dipamerkan terdapat produk bertema kepraktisan dalam ibadah seperti karya Soner Ozenc berjudul EL (elektro luminescent) Sajjadah, sebuah sajadah berteknologi tinggi yang bisa menyala. Sajadah yang masih menjadi prototipe ini sudah dipamerkan di Modern Art of Museum di New York. Sajadah canggih tersebut dilengkapi dengan teknologi GPS dan fitur gambar vektor dari sebuah masjid yang menyala ketika sajadah diposisikan langsung menghadapi Makkah.
Ada lagi karya berjudul Amal’s Chair yang dibuat oleh Sarah Al Agroobi. Instalasi berbentuk menyerupai kursi goyang itu tampil sangat mencolok. Kursi tersebut dirancang untuk membantu orang-orang yang secara fisik tidak mampu melakukan gerakkan sujud saat sholat.
Seniman asal Arab Saudi, Saddek Wassil, memamerkan karyanya yang berjudul Shababeek Makkah. Dalam karyanya itu, Saddek mengeja kata Makkah menggunakan pintu-pintu bekas beberapa rumah yang dirobohkan akibat perluasan Masjidil Haram. Karya Saddek itu mengingatkan manusia untuk melestarikan yang lama dan menjaga yang baru.
Karya yang cukup menyentuh disajikan dalam bentuk vas hitam berbentuk lingkaran yang menyerupai sebuah bom. Di atasnya disematkan bunga-bunga kecil berwarna putih. Jika diamati lebih dekat, vas ini disusun dari empat huruf Arab yang saling terkait, yang terbaca kata Salam yang artinya perdamaian.
Secara keseluruhan, karya-karya dalam Islamopolitan sensitif tapi mengundang pertanyaan, penuh penghormatan tapi provokatif. Selain itu Islamopolitan informatif tetapi juga, dalam banyak kasus, menyenangkan. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan