Israel Larang MUI Masuk Palestina

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 17 April 2018 17:01
Israel Larang MUI Masuk Palestina
Sumbangan dari Indonesia tak dapat diterima. Alasannya?

Dream - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri Muhyiddin Junaidi mengungkapkan Israel tidak memberi izin peserta konferensi pembebasan Alquds masuk ke negeri Palestina. Konferensi itu rencananya digelar di Ramallah, Palestina pada 11-13 April 2018.

" Sangat disayangkan semua peserta dari mancanegara tidak diperbolehkan masuk ke Ramallah, karena secara politis keamanan dipegang oleh Israel," ujar Muhyiddin di Kantor MUI, Jakarta, Selasa 17 April 2018.

Karena tidak bisa masuk, Muhyiddin terpaksa menginap di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yordania. Sebagai gantinya, MUI Palestina mendatanginya.

Dalam pertemuan itu, Muhyiddin memberikan sumbangan sebesar dari masyarakat Indonesia yang nilainya sebesar US$120 ribu atau sekitar Rp1,5 miliar.

Ketua MUI Bidang Luar Negeri Muhyiddin© Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an

Lagi-lagi pihak kendala dihadapi rombongan MUI. Sumbangan yang hendak diberikan itu pun tak bisa masuk ke Palestina.

" Sayang tidak bisa disimpan ke rekening mereka, karena bank Yordan dan Mesir takut, menolak," ucap dia.

Untuk itu, uang sumbangan dari MUI akhirnya disimpan di KBRI Yordania.  " Begitulah kondisi muslim bangsa Palestina di negaranya sendiri," kata dia.

Palestina menyatakan, hingga saat ini hanya ada tiga negara yang serius membantunya yakni Indonesia, Turki dan Yordania.

(Sah)

 

Beri Komentar