Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rumah Sakit (RS) Islam Sultan Agung Semarang Penerima Sertifikatasi Syariah MUKISI (Foto: Rsisultanagung.co.id)
Dream - Layanan syariah telah menarik beberapa sektor pelayanan publik. Selain perbankan dan restoran, layanan syariah juga mulai digunakan di sektor rumah sakit.
Ketua Umum Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) Mashyudi mengatakan, sudah ada sepuluh rumah sakit yang mendapat sertifikat syariah.
" Untuk itu, umat Islam tidak perlu risau lagi dengan hadirnya rumah sakit yang telah disertifikasi syariah oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ini yang pertama kalinya," ujar Mashyudi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa, 10 April 2018.

Sepuluh rumah sakit itu antara lain Rumah Sakit (RS) Islam Sultan Agung Semarang, RS Nurhidayah Bantul, Yogyakarta, RS Sari Asih Arrahman Tangerang, RS Sari Asih Cilledug, RS Sari Asih Sangiang, dan RS Amal Sehat Wonogiri, serta, RS Islam Yogyakarta PDHI, RS Muhammadyah Lamongan.
" Diperkirakan hingga akhir tahun 2018 akan ada 30 rumah sakit tersertifikasi syariah," ucap dia.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Ma'ruf Amin mengatakan, ada 173 elemen penilaian yang ditetapkan Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Dari penilaian itu, menghasilkan 13 standar syariah.
" Standar itu terkait akad-akad, kehalalan makanan, pengelolaan dana, akuntansi syariah, pelayanan pasien dan lain sebagainya," kata Ma'ruf.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya