Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dirjen PHU Nizar Ali Bersama Saudi Arabian Airlines Dan Garuda Indonesia (Foto: Kemenag)
Dream - Direktur Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Nizar Ali memperkirakan jadwal pemberangkatan gelombang jemaah haji tahun ini akan mulai dilakukan pada 17 Juli 2018.
"Insya Allah penerbangan uintuk jemaah reguler itu akan dimulai pada, masa operasional pada, 17 Juli 2018 sampai, gelombang kedua, 29 Juli 2018," kata Nizar, di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin, 9 April 2018.
Nizar mengatakan masa operasional pemberangkatan jemaah haji akan berlangsung selama 30 hari. "Gelombang pertama 13 hari dan gelombang kedua 17 hari. Itu target yang akan kami realisasikan pada tahun ini," ujar Nizar.
Mengenai angkutan udara yang digunakan, Nizar mengatakan Kemenag telah memilih dua maskapai penerbangan yaitu Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airline.
Kedua maskapai dikontrak dengan sistem sewa penuh. Dengan kesepakatan semacam itu, pesawat yang digunakan untuk mengantar jemaah ke Arab Saudi harus pulang ke Tanah Air dengan keadaan kosong.
"Tidak boleh ada penumpang," ucap Nizar.
Selain tak boleh membawa penumpang sekembalinya mengantar jemaah haji, pesawat yang terbang juga menggunakan sistem penerbangan langsung.
"Kecuali untuk pengisian bahan bakar di wilayah tertentu, atau keselamatan penerbangan. Prinsipnya adalah direct flight," ujar dia.
Pada penyelenggaraan haji 2018, Kemenag juga menetapkan 12 belas titik penerbangan. Satu lokasi penerbangan yang tak lagi digunakan yaitu, Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta.
"Agar tak seperti tahun lalu, terkelupas, maka disentralkan di Cengkareng (Bandara Soekarno-Hatta) mestinya 13 jadi 12 embarkasi," kata dia.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
