Tekan Ongkos Haji, Indonesia Incar Investasi Hotel di Saudi

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 28 Maret 2018 10:30
Tekan Ongkos Haji, Indonesia Incar Investasi Hotel di Saudi
Investasi untuk mengantisipasi berlipatnya jumlah jemaah haji.

Dream - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) berencana menginvestasikan dana haji ke hotel di Arab Saudi. Investasi ini dipandang strategis lantaran dapat menjadi instrumen menekan ongkos ibadah haji jemaah Indonesia. 

“ Kita bisa investasi jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan ibadah haji jadi harganya lebih murah dan bisa menekan cost,” ujar Ketua Badan Pelaksana BPKH, Anggito Abimanyu, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR di Jakarta, Selasa 27 Maret 2018.

Menurut Anadolu Agency, Anggito mengatakan, BPKH telah melakukan pendekatan ke sejumlah pemilik hotel di Saudi. Salah satu hotel yang masuk radar investasi adalah Grand Mecca Hotel.

“ Tapi kami belum bisa investasi, baru penjajakan. Kami baru bisa investasi setelah audit dana haji dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selesai,” kata Anggito.

Anggito menuturkan, saat ini BPKH sedang membuat rencana strategi jangka panjang tentang pengelolaan dana haji. Hal ini mengingat dalam Visi 2030 yang dicanangkan Saudi terdapat potensi penambahan kuota jemaah haji.

Anggito memprediksi jumlah jemaah haji akan bertambah dua kali lipat menjadi enam juta orang pada 2030. Menurut dia, hal itu bisa berdampak pada kebutuhan pembiayaan haji.

“ Ini berarti kebutuhan indirect cost kita bisa bertambah dua kali lipat menjadi Rp28 triliun. Jadi kita harus bergerak dari sekarang,” ujar Anggito.

(Beq)

Beri Komentar