Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Jemaah Haji Indonesia Turun Dari Pesawat
Dream - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama segera membuka pendaftaran seleksi calon petugas haji 2018 mulai 20 Maret.
“Masa pendaftaran berlangsung enam hari, dari 20 hingga 25 Maret 2018,” kata Direktur Bina Haji Kementerian Agama, Khoirizi Dasir Khoirizi, di Jakarta, Jumat 16 Maret 2018.
Khoirizi mengatakan ada dua kelompok calon petugas haji yang akan direkrut oleh Kementerian Agama. Mereka antara lain petugas yang akan menyertai jemaah haji kloter dan petugas yang tidak menyertai jemaah haji atau yang disebut non-kloter.
“Petugas kloter terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI),” ucap dia.
Menurut Khoirizi, jemaah haji Indonesia pada tahun ini terbagi menjadi 511 kelompok terbang (kloter). Untuk itu, diperlukan 511 TPHI dan 511 TPIHI.
Sementara untuk petugas non kloter yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi, kuotanya berjumlah 836 petugas.
Jumlah ini terdiri dari 530 petugas dari unsur Kemenag dan istansi terkait, termasuk media dan TNI atau POLRI, serta 306 petugas dari unsur Kementerian Kesehatan.
Seluruh petugas akan dibagi ke dalam 3 wilayah kerja Mekah, Jeddah, dan Madinah. "Khusus untuk petugas TKHI kloter dan non-kloter rekrutmen dilaksanakan oleh Kementeriaan Kesehatan melalui Pusat Kesehatan haji," ucap dia.
Khoirizi menuturkan seleksi ini akan digelar secara berjenjang, dari tingkat Kabupaten atau Kota, Provinsi, hingga pusat. “Tes tertulis di tingkat Kantor Kemenag Kabupaten atau Kota pada tanggal 29 Maret 2018,” ujar dia.
“Tes Computer Asisted Tes dan praktik di tingkat Kanwil Kemenag Provinsi akan digelar pada 12 April 2018,” kata dia.
Khoirizi menuturkan seleksi ini bukan tahap akhir agar dapat bertugas sebagai PPIH. Sebab, masih ada proses lanjutan yaitu pembekalan dan pemantauan berkelanjutan sampai yang bersangkutan dapat ditetapkan sebagai petugas dan dinyatakan lulus.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
