6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Shovi Maryam (paling Kanan) Memenangi Audisi Dai Muda Indonesia (Adami) 2017 (Foto: Istimewa)
Dream - Cerdas dan cantik. Itulah Shovi Maryam, pemenang Audisi Dai Muda Indonesia (Adami) 2017. Mahasiswi Universitas Negeri Malang ini memang terus mengasah kemampuan berdakwahnya.
" Dakwah secara lisan, tulisan, dan teladan menjadi senjata yang harus saya asah terus sampai akhir hayat. Insya Allah," ujar Maryam, Jumat 16 Maret 2018.
Maryam menjadi juara dalam ajang yang digelar Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) di Pondok Pesantren Daarul Rahman, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Ajang ini digelar untuk memperebutkan Piala Menteri Agama.
Dengan gelar juara itu, Maryam berhak mendapat hadiah umroh ke Tanah Suci. Setelah menjalankan umroh, Maryam mengaku akan melanjutkan berdakwah untuk terus mensyiarkan ajaran agama Islam.
Selain itu, Maryam juga berkesempatan bertemu langsung dengan Mentri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. " Hadiah umroh ini menjadi pertanda bahwa segala macam lika-liku kehidupan tempat kembalinya hanyalah Allah SWT," kata dia.
Sekretaris Umum PP Madani, Syarifuddin Rauf, mengatakan, ajang ini bisa mencetak dai-dai hebat yang dapat memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai ajaran agama Islam.
Selain itu, pihaknya akan menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan. " Di tahun 2018 mudah-mudahan bisa ditingkatkan hadiahnya menjadi Piala Presiden," ucap Syarifuddin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
