Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Julien Faubert. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Dream - Ada yang menarik dari Julien Faubert, mantan pemain West Ham United dan Real Madrid yang kini bermain untuk klub Kalimantan, Borneo FC.
Faubert mengungkapkan salah satu alasan dia meneruskan karier di negara Indonesia. Pemain 34 tahun yang telah memeluk Islam itu memilih Indonesia karena penduduknya mayoritas Muslim.
Padahal, banyak negara lain yang juga punya penduduk mayoritas Islam, tapi Faubert menjatuhkan pilihannya ke Indonesia.
" Pertama, saya memilih Indonesia dengan alasan sederhana karena saya adalah seorang Muslim," ujar Faubert, seperti dikutip dari Bola.com, Kamis 15 Maret 2018.
Faubert juga mengungkapkan alasan lainnya dia memilih merumput di Indonesia. Dia mengakui mendapatkan saran dari Mohamed Sissoko yang musim lalu bermain bersama Mitra Kukar dan dari bos Borneo FC, Nabil Husein.
" Saya bicara dengan Mohamed Sissoko karena manajer saya juga menanganinya. Kami bicara soal Indonesia, ia menceritakan banyak hal bagus soal Indonesia, tentang suporternya, tentang liganya," kata pemain asal Prancis itu.
Faubert menambahkan, dia juga berbicara dengan Nabil Husein yang punya ekspektasi besar untuk klubnya.
" Ia ingin membawa Borneo FC terbang tinggi di liga. Saya adalah pemenang dan ingin terus meraih kemenangan. Saya ingin memenangi sesuatu di sini," pungkas Faubert.
Sumber: Bola.com/ Benediktus Gerendo Pradigdo
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya