Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Istri Rekam Detik-detik Sebelum Suami Tewas Kecelakaan Saat Coba Motor Baru. (Foto: Cuplikan Video Facebook)
Dream - Terukir senyum bahagia di wajah Ahmad Faizal Abd Gani ketika berhasil memiliki sepeda motor impiannya. Namun hari yang seharusnya indah itu berubah menjadi tragedi.
Dia dilaporkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tak lama setelah mencoba sepeda motor yang baru saja dibelinya itu.
Sang istri, Dalila Zolkofli, membagikan kisah detik-detik terakhir sebelum suaminya terlibat dalam kecelakaan di jalan pada Jumat pekan lalu.
Menurutnya, motor itu merupakan impian suaminya. Awalnya, Ahmad merasa ragu untuk membeli sepeda motor baru.
Tetapi Ahmad memutuskan untuk membeli setelah tertarik dengan harga yang ditawarkan. Selain itu sepeda motor tuanya telah usang.
Suaminya sangat bersemangat menunggu hari untuk membawa pulang sepeda motor barunya itu.
Setelah hari yang ditunggu-tunggu tiba, suaminya tersenyum tanpa henti setelah bisa memiliki sepeda motor impiannya.
Namun, tiba-tiba naluri seorang istri yang mengkhawatirkan keselamatan suami muncul dalam diri Dalila.
Dalila mengendarai mobil, mengikuti suaminya yang bersemangat untuk 'meresmikan' sepeda motor yang baru dibeli.
" Aku sebenarnya khawatir. Tak tahu kenapa, padahal ini bukan pertama kalinya dia naik motor.
" Pikirku, dengan mengikutinya setidaknya ada jarak dengan kendaraan di belakangnya," kata Dalila.
Dalila melihat suaminya berjalan pelan saat mengendarai motor barunya sampai tiba di satu jalan yang agak ramai.
Setelah itu, dia tidak lagi melihat suaminya karena kondisi lalu lintas saat itu hanya bisa dilewati oleh sepeda motor.
Namun, secara tiba-tiba, jalan yang tadinya padat merayap perlahan berubah menjadi macet.
Dua menit kemudian, Dalila melihat orang-orang mengangkat sepeda motor mirip milik suaminya.
Saat itu, jantung Dalila berdegup kencang. Dia berharap dan berdoa agar korban kecelakaan itu bukan suaminya.
Namun, hal yang paling ditakutkanya menjadi kenyataan ketika dia melihat tubuh suaminya terbaring di jalan berlumuran darah.
Dalila panik dan terus memarkir mobil di bahu jalan. Dia kemudian berlari dan duduk menangis di samping tubuh Ahmad sebelum ambulans tiba.
Namun, takdir ada tangan Tuhan. Ahmad dilaporkan meninggal dunia karena pendarahan hebat di kepala.
Almarhum menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan (HTAA) di Kuantan jam 12.20 tengah hari pada Sabtu lalu.
Dalila mengaku ridha dengan kepergian sang suami. Dia tidak menganggap motor baru itu sebagai pembawa sial.
Yang lebih menyedihkan, Dalila mengatakan helm baru yang dipesan suaminya sampai keesokan harinya.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya