Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wali Kota Bogor Bima Arya
Dream - Wali Kota Bogor Bima Arya dipastikan takkan mendapat suntikan pertama vaksin Sinovac di wilayahnya karena pernah terjangkit virus Covid-19. Sebagai gantinya, sang Wakil Wali Kota Dedie A Rachim akan menjadi orang pertama yang mendapat suntikan vaksin Covid-19 di Kota Hujan tersebut.
Dedie pun mengaku telah siap menerima suntikan vaksin. Meski diakui dirinya tidak bisa menutupi rasa deg-degan saat mendengar kabar tersebut.
Untuk menghilangkan rasa was-was, Dedie memilih menyibukkan diri dengan olahraga bersepeda agar tubuhnya tetap bugar.
" Dia saja bila instruksi Mendagri seperti itu," kata Dedie, Rabu 6 Januari 2021.
Kata Dedie, Bima Arya tidak memenuhi persyaratan penerima vaksin lantaran sebelumnya pernah positif terinfeksi Covid-19. Kondisi yang sama juga terjadi pada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah yang merupakan penyintas Covid-19.
" Pak Bima pernah Covid-19, Ibu Sekda pernah, maka dari itu saya lah untuk penerima vaksin pertama," jelasnya.
Jadwal pengiriman vaksin di Kota Bogor berlangsung antara 11-14 Januari 2021. Pemkot Bogor juga telah menunjuk 25 Puskesmas dan beberapa rumah sakit yang telah memiliki rantai pendingin untuk lokasi vaksinasi.
" Penyuntikan dua hari setelah vaksin datang dan harus diselesaikan maksimum tiga bulan. Setiap orang maksimum 40 menit dari pendaftaran, screening, suntik dan observasi 30 menit. Kalau ada reaksi maka ditangani petugas emergency," katanya.
(Sumber: merdeka.com)
Dream - Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan mengapresiasi kesabaran Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam menghadapi Covid-19. Mereka bertatap muka dalam tayangan live yang disiarkan Sabtu pekan lalu.
" Saya apresiasi kesabaran Wali kota Bogor saat dinyatakan positif Covid-19, dengan tegar dan sabar bisa melewati itu semua dengan baik. Ini menunjukkan bahwa wabah ini bukanlah virus yang mematikan dengan sembuhnya ia dari virus ini," ujar Helmi, dilansir dari Merdeka.com.
Dalam siaran langsung itu, Helmi Hasan menanyakan kondisi Bima Arya saat ini. Wali Kota Bogor itu juga berbagi kisah saat dirinya positif mengidap Covid-19.
" Saat dinyatakan positif Covid – 19, saya sangat terkejut, kaget begitu. Tapi kan kagetnya tidak boleh lama-lama. Kemudian saya mencoba tenang dan bersabar dengan meyakinkan istri dan anak-anak dengan bersabar semoga saya bisa melewati semua ini," ujar Bima.
Bima Arya berserah diri ketika berjuang melawan penyakitnya. Ia yakin bahwa semua ini merupakan cobaan dari Allah SWT.
Dalam bincang-bincang tersebut, Bima Arya juga memaparkan fase yang dilewatinya selama menjadi pasien Covid-19. Ia diisolasi di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat.
" Pada fase pertama saya merasakan batuk, tidak nyaman pada tenggorokan, lemas, hingga kehilangan nafsu makan menjadi gejala yang saya alami," ungkap Bima.
Setelah beberapa hari menjalani perawatan, kondisi tubuh Bima berangsur pulih. Nafsu makannya mulai membaik sehingga ia bisa melahap sayuran dan semua makanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.
Bima juga berpesan agar tetap bersabar dalam melewati ujian. Menurutnya, ada dua ujian yang sedang dihadapi umat manusia saat ini.
" Dari wabah Covid -19 kita diberikan ujian, ujian yang pertama ialah keimanan. Dengan kejadian semua ada hikmahnya, ini ujian bagi kita agar kita bisa semakin mendekatkan diri, seraya memohon agar Tuhan memberi kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. Yang kedua ialah ujian kesehatan dengan adanya wabah ini kita dapat berikhtiar dengan menerapkan pola hidup sehat," ujarnya.
Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Bima juga belajar untuk terus menerapkan pola hidup sehat. Ia membiasakan diri untuk berjemur dan mengonsumsi makanan sehat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya