7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
© MEN
Dream - Ada satu hal yang menjadi tantangan seorang muslim menjalankan ibadah sholat. Setiap muslim dan muslimah pasti berusaha keras untuk bisa menunaikan sholat dengan khusyuk. Kondisi ini akan sangat sulit diperoleh terutama ketika konsentrasi manusia tengah disibukkan dengan segala urusan sehari-hari yang semakin kompleks.
Ahmad ibn ‘Ajibah dalam Iqadh al-Humam fi Syarh Hikam, mengutip sebuah pendapat yang diutarakan oleh Abu Bakr ibn ‘Arabi al-Mu’afiri yang berbunyi:
“ Sungguh aku melihat begitu banyak yang menjaga sholatnya, Sedangkan hanya sedikit dari mereka yang menjaganya dengan khusyuk dan menghadirkan Allah dalam sholatnya.”
Meskipun sulit, bukan berarti khusyuk tidak dapat diraih, telah banyak metode maupun tips untuk dapat meraih khusyuk. Melansir dari Islami.co, berikut ini 3 cara dari Ibn ‘Ajibah agar sholat bisa khusyuk.
Pertama, zuhud terhadap dunia. Salah satu godaan dari aktivitas dunia dapat menjadi penyebab orang tidak bisa khusyuk dalam sholat. Maka dari itu, ketika seseorang ber-takbiratul ihram dan mengucap takbir, mereka juga harus menanamkan dalam hatinya bahwa tidak ada urusan yang lebih besar dan lebih penting dalam sholat kecuali menyembah Allah SWT.
Kedua, memperbanyak mengingat Allah dalam sholat. Mengingat Allah dapat dilakukan dengan menghayati bacaan-bacaan dalam sholat, termasuk ayat-ayat yang sedang dibaca. Atau dapat juga dilakukan dengan bacaan lain tanpa dilafalkan, dengan kata lain cukup di dalam hati.
Ketiga, menjaga wudhu, sehingga setiap saat dalam keadaan bersuci. Menurut Ibn ‘Ajibah, hal ini juga tidak kalah penting, karena kesucian badan kita memiliki keterkaitan dengan kesucian batin kita.
Berikut ini jadwal buka puasa 19 Ramadan 1443 H atau Kamis, 21 April 2022 untuk kota Jakarta dan 4 kota lainnya.





Jadwal buka di seluruh kota Indonesia juga bisa diakses di laman Kementerian Agama.

Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?