6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Kombes Pol Martinus Sitompul. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, memastikan polisi telah berhasil menangkap istri kedua almarhum Santoso, Jumiatun Muslim alias Umi Delima.
Martinus menjelaskan, dengan tertangkapnya Umi Delima (UD), jumlah anggota jaringan teroris Santoso ini tersisa 18 daftar pencarian orang (DPO) .
" Jadi kalau ada 19, kemudian satu UD ini berarti ada 18 DPO lagi yang ada," kata Martinus di Mabes Polri, jakarta Selatan, Minggu, 24 Juli 2016.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu berujar, saat ini Delima masih dalam pengawasan polisi dan akan segera dimintai keterangan terkait kegiatannya selama bersama dengan Santoso.
" Pemeriksaan kesehatan memang sudah jadi SOP kami, kami tanyakan kondisinya untuk melakukan pemeriksaan, yang pasti yang ingin kami ketahui, yang bersangkutan melarikan ke mana dan dua orang ini ke mana saat kontak senjata terjadi," ucap dia.
Selain itu, polisi juga akan memeriksa keterlibatan Delima lebih jauh lagi disebabkan dia dinilai sebagai orang terdekat Santoso.
" Kalau kami lihat keterlibatannya, dia ikut latihan perang, kemudian ikut memanggul senjata api laras panjang, dan dalam gerakan Santoso tentu dia juga ikut mendampingi Santoso," ujar dia.
Martinus mengatakan, tim satgas Tinombala akan terus melakukan penyisiran agar 18 DPO itu bisa tertangkap.
" Kami akan lakukan upaya persuasif agar mereka mau turun dan menyerahkan diri, tetapi kami akan lakukan operasi penyisiran, operasi Tinombala ini sampai 18 DPO itu bisa ditemukan kembali," ujar Martinus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
