Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pakar Matematika Mendapatkan Hadiah Rp40 Miliar Karena Menyelesaikan Satu Soal Matematika. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Dua ilmuwan ini berhasil memecahkan persoalan matematika paling sulit di dunia. Saking sukarnya menemukan jawaban, mereka diberikan hadiah sebesar US$3 juta (Rp40,62 miliar)
Solusi persoalan ini diharapkan bisa membantu ilmuwan lain untuk memahami dimensi lain.
Dilansir dari Livescience, Sabtu 9 Desember 2017, dua pakar itu adalah seorang pakar matematika University of Utah, Christopher Hacon, dan fisikawan University of Chicago, James McKernan.
Keduanya menyabet penghargaan Breakthrough Prize 2018 di bidang matematika karena punya solusi perpangkatan polinomial, misalnya untuk x^2+5X+6=1.
Persoalan ini memang dianggap oleh pakar matematika sebagai polinomial yang kompleks.
Semakin banyak variabel yang digunakan di polinomial, semakin semakin besar pula solusi yang bisa diambil untuk memecahkan permasalahan ini.
© Dream
Untuk menyelesaikan permasalahan ini, dua ilmuwan itu menggunakan lemma, sebuah argumen yang berdasarkan pada masalah yang tidak menarik. Ketika mereka sadar lemma bisa membantu menemukan model minimal, solusi yang ditemukan pun semakin cepat.
“ Menariknya, bukti baru tersebut tidak mengungkapkan berapa banyak jenis solusi terhadap polinomial dimensi yang diberikan atau bahkan seperti apa solusi itu. Ini hanya menemukan jumlah bentuk yang mungkin dibutuhkan solusi tersebut menjadi tidak terbatas,” kata Halcon.
Sayangnya, penemuan Halcon dan McKernan belum bisa diterapkan di dunia praktis. Namun, penemian mereka bisa menjadi dasar penemuan dimensi lain alam semesta.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya