Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ikan Hiu Dan Mangsanya Yang Mati (Foto: Livescience)
Dream - Seekor hiu lemon muda tergeletak mati di tepi pantai Maladewa. Kematian hewan laut yang ditakuti manusia ini sungguh tragis.
Dengan mulut ternganga, seekor ikan buntal porcupine yang dikenal memiliki racun di ginjalnya terlihat di dalam mulutnya.
Tampaknya, hiu itu mati lantaran tersedak ikan porcupine. Ikan buntal beracun tersebut tersangkut di tenggorakan dan menghalangi kinerja insang si hiu.
Pertarungan mematikan antara hiu dan porcupine itu terjadi pada 21 April 2017 di pantai Baa Atoll, Maladewa. Pemandangan langka tersebut berhasil diabadikan oleh ahli biologi laut Lauren Arthur.
© Dream
Hiu lemon muda sering mengunjungi laguna dangkal di Baa Atoll. Perairan ini merupakan rumah bagi populasi ikan porcupine.
" Pemandangan seperti ini sesuatu yang belum pernah saya temui," kata Arthur kepada Live Science.

Dua ikan yang bertarung itu pertama kali ditemukan tukang kebun Resor Amilla Fushi. Saat Arthur sampai di lokasi, hiu lemon itu sudah mati.
Dia memastikan kedua binatang itu adalah hiu lemon (Negaprion brevirostris) dan ikan porcupine dari keluarga Diodontidae.
" Kemungkinan saat hiu itu mencoba menelan, ikan landak itu mengembang dengan duri-durinya yang tajam sehingga terjebak di dalam mulut dan tenggorokan hiu tersebut," kata Arthur.
© Dream
Dream - Seekor ikan langka ditemukan oleh anggota Polsek Urban Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jeffry Nggala. Ikan tersebut ditemukan terdampar di Pantai Kalasey, Minahasa, Minggu 7 Agustus 2016.
Jika dilihat sepintas, bentuk ikan tersebut mirip hiu dengan mata berwarna biru. Bagian kulitnya tampak dipenuhi duri.
Jeffry sempat mengambil gambar ikan ini dan mengunggahnya ke akun Facebook miliknya. " Hiu ini sudah punah dan pernah ada sekitar 300 juta tahun yang lalu," tulis Jeffry.
Lihat foto-foto ikan ini di halaman berikutnya:
© Dream
" HIU berduri, om Google bilang " hiu ini sudah punah dan pernah ada sekitar 300 juta thn yg lalu kataa...., skrg sudah langkah bahkan tdk ditemukan lagi diperairan dunia, nintau di Manado msh ada," tulis Jeffry di akun Facebook milik dia, Jeffry Nggala, diakses pada Senin, 8 Agustus 2016.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya