Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Pelaksanaan Ibadah Di Masjidil Haram, Mekkah.
Dream - Hubungan negara-negara Timur Tengah kian memanas. Setelah pemutusan hubungan diplomatik yang dilakukan Arab Saudi terhadap Qatar, muncul kabar jemaah umroh asal Qatar dilarang masuk ke Masjidil Haram.
Kabar pelarangan itu disiarkan oleh surat kabar Al Sharq yang berbasis di Doha, Qatar. Laporan surat kabar itu menyebutkan Komisi Hak Asasi Manusia Nasional (NHRC) Qatar menerima keluhan dari warga Qatar yang dilarang masuk ke Masjidil Haram, Mekah, pada Sabtu, 10 Juni 2017.
Kepala NHRC Ali bin Smaikh al-Marri, menyebut insiden itu sebagai pelanggaran terhadap hak untuk mempraktikkan kegiatan keagamaan sebagaimana diizinkan oleh konvensi hak asasi manusia. NHRC mengecam tindakan pelarangan itu.
Kasus ini barangkali yang pertama kali terjadi. Sebab, pada umumnya otoritas Arab Saudi tidak menanyakan secara detail profil jemaah yang hendak memasuki Masjidil Haram.
Kondisi ini semakin memanas setelah dibumbui sikap Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain yang menyebut, orang yang nekad memasuki Masjidil Haram harus dihukum 15 tahun penjara dan denda US$136 ribu, setara Rp1,8 miliar.
Bantahan
Kabar tersebut dibantah oleh otoritas Arab Saudi di Riyadh. Kerajaan menyatakan terdapat 206 jemaah asal Qatar diperbolehkan melintasi perbatasan Salwa, sehingga mereka bisa melaksanakan umroh di Masjidil Haram pada Jumat, 9 Juni 2017.
Laman Al Jazeera menulis sejak perselisihan diplomatik meletus pada 5 Juni 2017, pertentangan dan dukungan terhadap Qatar menjadi topik utama di Twitter yang digunakan warga Timur Tengah.
Seperti dikabarkan, hubungan negara-negara Timur Tengah itu memanas karena Arab Saudi, Bahrain, UEA dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan hubungan transportasi dengan Qatar karena tuduhan mendukung terorisme. Hingga saat ini, Qatar menampik tuduhan itu. (ism)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui
