Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Joe, Si Pengemis Tajir
Dream - Seorang pemuda bernama Joe memilih jadi pengemis di sekitar Manhattan, New York. Namun Joe bukan pengemis sembarangan. Pemuda 26 tahun ini telah mengalahkan gaya hidup pria kaya yang sebagian bermimpi dikelilingi banyak wanita.
Bermodalkan empat potong baju dan rayuan mautnya, Joe sesumbar telah berhubungan dengan 156 wanita selama setahun. Joe bahkan mengaku pernah ditawari menginap berhari-hari oleh wanita yang ditemuinya.
Jika siang hari, Joe akan menjalankan profesinya sebagai pengemis. Dia juga sering datang ke toko-toko sekitar Manhattan untuk mencari sampel gratis produk perawatan tubuh seperti deodoran dan hair gel. Kadang dia juga menghabiskan uang hasil mengemisnya untuk menjaga penampilannya.
" New York City sangat luar biasa. Kota ini memiliki 8 juta orang sehingga aku bisa memilih gadis mana saja yang aku suka," katanya. " Kerjaku hanya agar tampil menyakinkan. Aku pergi ke toko untuk merapikan rambut dan menyemprotkan deodoran agar tak terlihat seperti gelandangan."
Dalam menjalankan aksinya, Joe memilih gadis secara acak. Dia akan merayu dan bersedia menikahinya. Semuanya dilakukan hanya untuk menyenangkan mereka.
Joe mengaku menjadi gelandangan karena diusir ibunya yang memergokinya membawa narkotika. Namun Joe tidak menyesal. Kendati demikian Joe berpesan agar para pemuda tidak meniru apa yang dilakukannnya. " Jangan pernah sepertiku. Hidup tak tentu arah ini bukan untuk semua orang."
Kisah-kisah tentang pengemis kaya, yang pura-pura miskin dan penghasilan super-besar banyak terjadi di sekitar kita. Ini beberapa diantaranya: (Ism, Sumber: Mirror)
© Dream
Dream - Cerita pengemis dengan uang segunung terus saja berulang. Kali ini, kisah itu datang dari Kota Khorfakkan, Uni Emirat Arab. Baru-baru ini, polisi di kota itu menangkap seorang pengemis yang membawa uang Dh 30.000 atau sekitar Rp 95 juta.
Pria yang dibekuk bersama sejumlah pengemis itu bukanlah warga UEA. Pria itu datang dari Bangladesh, negeri yang bermil jaraknya dari UEA. Bangladesh adalah negeri di Asia Selatan yang berbatasan dengan Myanmar di Asia Tenggara. Sementara UEA berada di Semenannjung Arab. Ini lengkapnya http://bit.ly/1kL4H99 (Ism)
© Dream
Dream - Para pengemis yang ditangkap itu mengungkapkan berbagai alasan. Salah satunya pengemis dari Iran. Pengemis pria yang tidak disebut namanya itu masuk ke UEA dengan mengaku sebagai pengusaha.
" Kami mengetahui dia masuk ke negara ini sebagai seorang pengusaha dan langsung menuju masjid untuk mengemis," tutur Direktur Departemen Keamanan Pariwisata, Kolonel Mohammed Al Muhairi. Ini lengkapnya http://bit.ly/1sbGpO4 (Ism)
© Dream
Dream - Dengan nafas terengah-engah sambil mendorong-dorong gerobak, lalu menengadahkan tangan kepada setiap orang yang dijumpainya. Itu sudah jadi pekerjaan Edi Supriyadi saban hari.
Kakek berusia 78 tahun ini rela jauh dari kampung halaman dan bekerja di Jakarta, demi mencari uang yang lebih untuk menghidupi keluarganya. Sadar tak memiliki kemampuan yang lebih, Edi pun tak masalah harus mengemis di sekitar Kecamatan Senen.
Dari hasil mengemis setiap hari, Edi mendapat keuntungan fantastis. Setelah digeledah ada sejumlah uang tunai senilai Rp 11 juga di dalam tasnya. Ini lengkapnya http://bit.ly/1uFxdAu (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya