Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Jokowi Jadi Tokoh Paling Berpengaruh Asia 2019

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 5 Desember 2019 12:00
Jokowi Jadi Tokoh Paling Berpengaruh Asia 2019
Presiden Jokowi punya pengaruh cukup besar tidak hanya di dalam negeri namun juga dunia.

Dream - Jokowi dinobatkan sebagai Tokoh Asia Paling Berpengaruh 2019 oleh harian The Straits Times. Dia dinilai sebagai sosok pemersatu di tengah di masa kekacauan dan gangguan.

Tim editor harian terkemuka berbasis di Singapura itu memilih Jokowi atas pertimbangan " ketangkasan dan kecakapannya mengendalikan arus politik dalam negeri yang rumit sekaligus urusan internasional."

The Straits Times menulis Jokowi berhasil mengalahkan Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden April lalu dan mempertahankan kekuasaannya. Jokowi juga dinilai berhasil menjalankan pemerintahan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia serta negara demokratis terbesar ke tiga dengan penduduk mencapai 270 juta jiwa.

Selain itu, The Straits Times juga menulis bahwa karier politik Jokowi menjadi pertimbangan tim editor dalam penilaian. Menurut mereka, Jokowi melejit dari Wali Kota Surakarta pada 2005 hingga kini menduduki kursi presiden di negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

" Kepribadiannya yang membumi, kemampuan untuk berhubungan dengan orang-orang, berempati dengan masyarakat kecil telah memenangkan hati banyak orang," demikian pernyataan tim editor.

1 dari 5 halaman

Tak hanya di dalam negeri, langkah politik Jokowi di kancah internasional juga menjadi sorotan. Tim editor memuji kemampuan presiden bernama lengkap Joko Widodo itu dalam memainkan peran Indonesia di mata dunia.

" Kemampuannya untuk memandang keluar cakrawala dan bergulat dengan tantangan strategis yang dihadapi negaranya dan kawasan," tulis tim editor.

Tim editor juga memuji peran Jokowi dalam menempatkan Indonesia sebagai jantung ASEAN, blok regional yang beranggotakan 10 negara. Para pemimpin negara-negara ASEAN sepakat mengadopsi " Pandangan ASEAN mengenai Indo-Pasifik" yang digagas Indonesia pada Pertemuan ASEAN di Bankok, Juni lalu.

Konsep tersebut mempertahankan netralitas di tengah memanasnya persaingan antara China dan Amerika.

Jokowi pula yang pertama kali memperkenalkan konsep kerja sama didasarkan sejumlah prinsip utama, meliputi keterbukaan, inklusifitas, dan pemusatan ASEAN. Konsep ini disampaikan Jokowi pada pertemua negara-negara Asia Timur di Singapura pada November tahun lalu.

" Presiden Joko Widodo telah melakukannya dengan sangat baik. Tidak hanya dia telah memenangkan masa kekuasaan kedua, tetapi juga membawa Indonesia maju. Demikian juga di Asean, ada banyak ruang bagi Jokowi untuk memimpin lebih jauh," kata Pemimpin Redaksi The Straits Times, Warren Fernandez.

2 dari 5 halaman

Tularkan Pancasila ke Anak Kekinian, Jokowi: `Titip Sama Sad Boys & Sad Girls`

Dream - Presiden Joko Widodo mengingatkan agar kementerian dan lembaga untuk menyebarkan Pancasila kepada anak muda. Jokowi menyebut, ada tiga bidang yang digemari anak-anak muda, yaitu, olahraga, musik, dan film.

" Olahraga, kalau ingin kita membumikan ideologi Pancasila gunakan yang namanya olahraga, anak muda suka di sini," ucap Jokowi, Selasa, 3 Desember 2019.

" Musik, nggak apa-apa, kita nebeng Didi Kempot. Titip sama Sad Boys dan Sad Girls nggak apa-apa, sahabat ambyar nggak apa-apa. Titipkan satu lirik di Pamer Bojo nggak apa-apa. Ini media-media yang disukai anak muda kita musik nomor 2 setelah olahraga," kata dia.

Sad Boys dan Sad Girls merupakan sapaan bagi penggemar lagu-lagu karya Didi Kempot.

Jokowi mengatakan, untuk membagikan gagasan mengenai Pancasila yang kekinian, media pengantar juga berperan. Salah satu perannya yaitu media sosial.

" Mereka menyerap nilai-nilai ini, nilai-nilai informasi, menyerap pengetahuan dari banyak media. Saya lebih detailkan lagi satu layanan chatting WhatsApp, Telegram, Line, Kakao Talks," ucap dia.

Selain media perpesanan itu, Jokowi juga meminta kampanye Pancasila dapat menyebar melalui Youtube, Netflix, Facebook, Instagram, dan lain-lain.

" Ideologi Pancasila harus kita sebarkan, banjiri narasi-narasi besarnya lewat barang-barang ini. Kalau tidak akan kedahuluan ideologi-ideologi baru yang menggunakan barang-barang yang tadi saya sebut," ujar dia.

Sumber: Merdeka.com/Supriatin

3 dari 5 halaman

Wacana Presiden Tiga Periode, Jokowi Duga Ada yang Ingin Menjerumuskannya

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak usulan jabatan presiden selama tiga periode dan dipilih oleh MPR. Dia menilai usulan tersebut kemungkinan muncul dari tiga pihak dengan motif yang berbeda-beda.

" Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. Itu ada tiga, menurut saya, satu ingin menampar muka saya, kedua ingin cari muka, ketiga ingin menjerumuskan," kata Jokowi, Senin, 2 Desember 2019.

Jokowi mengatakan, dia sejak awal menolak rencana amandemen UUD 1945 untuk mengembalikan MPR sebagai lembaga tertinggi negara. Jokowi mengakui dia ingin tetap terpilih oleh rakyat.

" Sejak awal, sudah saya sampaikan, saya ingin produk dari pemilihan langsung," ucap dia.

Jokowi meminta persoalan penghidupan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tak dilebar-lebarkan. Dia menilai alangkah baiknya semua pihak fokus terhadap masalah ekonomi global.

" Jangan melebar kemana-mana, kenyataannya seperti itu kan. Presiden dipilih MPR, presiden 3 periode, presiden satu kali 8 tahun. Seperti yang saya sampaikan. Jadi, lebih baik, tidak usah amandemen. Kita konsentrasi saja ke tekanan eksternal yang bukan sesuatu yang mudah untuk diselesaikan," ujar dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham)

4 dari 5 halaman

Tolak Pilpres Lewat MPR, Jokowi: `Saya Ini Produk Pilihan Langsung`

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung proses pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung. Dia menyebut pemilihan langsung merupakan bagian dari proses memperoleh pemimpin yang berkualitas.

" Saya ini produk pilihan langsung dari rakyat. Masa saya mendukung pemilihan presiden oleh MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)?" kata Jokowi, dalam keterangan resmi yang dibagikan juru bicara Presiden Fadjorel Rahman, Jumat, 29 November 2019.

Fadjroel menyampaikan, presiden mengaskan sikap politik pemerintah mengenai gagasan pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung merupakan konsesus dan cara terbaik untuk memilih pemimpin bangsa Indonesia.

Menurut Fadjroel, pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung termuat dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 6A. Patuh pada aturan itu, pemilihan presiden tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat dan bukan melalui mekanisme perwakilan.

" Inilah prinsip dasar mandat kekuasaan rakyat yang diperjuangkan melalui Reformasi 1998," kata Fadjroel.

Wacana presiden dan wakil presiden dipilih melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) beberapa hari ini memang terus bergaung. Inisiasi ini digaungkan ke publik oleh Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

5 dari 5 halaman

Bamsoet Sebut PBNU Usulkan Presiden & Wapres Dipilih MPR

Dream - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) bertemu dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Gedung PBNU, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan itu, Bamsoet menyampaikan rekomendasi pimpinan PBNU mengenai amandemen Garis Besar Haluan Negara (GBHN) dan aspirasi yang berkembang di masyarakat.

Salah satu aspirasi yang disampaikan PBNU yaitu usulan agar pemilihan presiden dan wakil presiden dilakukan MPR. Usulan tersebut, kata Bamsoet, berdasar keputusan Munas NU pada 2012 di Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat.

" Pemilihan presiden dan wakil presiden (melalui MPR) lebih tinggi kemaslahatannya ketimbang langsung karena (kalau langsung) lebih banyak madlaratnya. Itu adalah hasil Munas NU di Pesantren Kempek, di Cirebon pada Tahun 2012," kata Bamsoet, dilaporkan NU Online, Rabu, 27 November 2019.

Beri Komentar