Jokowi: Negara Ditantang Ujian Tak Alang Kepalang Pandemi Corona

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 1 Oktober 2020 13:00
Jokowi: Negara Ditantang Ujian Tak Alang Kepalang Pandemi Corona
"Sekarang, negara kita ditantang dengan ujian yang tak alang kepalang: pandemi Covid-19"

Dream - Presiden Joko Widodo mengakui Indonesia menghadapi tantangan cukup berat sejak muncul pandemik Covid-19. Pernyataan itu disampaikan Presiden dalam sambutan perayaan Hari Kesaktian Pancasila. 

Pernyataan Presiden itu disampakan dalam unggahan Instagramnya pada Kamis 1 Oktober 2020. Jokowi turut mengunggah gambar Pancasila dengan ucapan 'Selamat Hari Kesaktian Pancasila'.

" Sekarang, negara kita ditantang dengan ujian yang tak alang kepalang: pandemi Covid-19," ujar Jokowi di akun instagramnya @jokowi, Kamis 1 September 2020.

1 dari 5 halaman

Menurut Jokowi, setiap era dan zaman selalu memiliki tantangannya tersendiri. Mulai dari zaman kemerdekaan, di masa pembangunan, hingga era globalisasi. Namun, Jokowi menyebut berbagai tantangan itu berhasil dilewati oleh bangsa Indonesia berkat ideologi Pancasila.

" Semua tantangan itu selalu dapat kita lewati dan kita menangi berkat kekuatan yang nyata, yaitu persatuan dan persaudaraan bangsa yang dipandu ideologi Pancasila," jelas Jokowi.

Sebagai informasi, Upacara Hari Kesaktian Pancasila dilakukan sebagai wujud untuk mengenang dan menghormati para jasa Pahlawan Revolusi. Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan oleh pemerintah Orde Baru.

3 dari 5 halaman

Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

Dream - Presiden Joko Widodo menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis 1 Oktober 2020, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Upacara berlangsung dengan jumlah peserta terbatas dan dihadiri secara virtual sejumlah pejabat negara.

Dari pantauan terlihat sejumlah pejabat telah hadir sekitar pukul 07.46 WIB. Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattaliti, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis terlihat di lokasi upcara.

Upacara berlangsung dengan protokol kesehatan dimana Jokowi dan Wakil  PresidenMa'ruf Amin memasuki lokasi dengan mengenakan masker. Upacara dibuka oleh laporan komandan upacara kepada Inspektur Upacara yaitu Presiden Jokowi.

" Laksanakan," tegas Jokowi membuka jalannya upacara di Lapangan Monumen Pancasila, Jakarta Timur, Kamis 1 Oktober 2020.

4 dari 5 halaman

Ketua DPR Ingatkan Jangan Lengah

Jokowi tak memberi sambutan dalam upacara itu. Sementara itu, Puan mengatakan sadar sejak proklamasi, telah terjadi rongrongan baik dari dalam negeri, maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

" Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kurang waspada bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara," kata Puan dalam pidatonya.

Namun, ia mengatakan dengan semangat kebersamaan yang dilandasi dengan nilai luhur ideologi Pancasila, Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Lebih lanjut, Puan mengatakan bangsa Indonesia telah membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran, dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5 dari 5 halaman

Menko PMK Gantikan Posisi Menag Membaca Doa

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa. Posisi ini diisi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Ia menggantikan Menteri Agama Fachrul Razi yang saat ini masih dirawat karena terpapar Covid-19.

Acara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimulai pukul 08.00 WIB. Sejumlah pelajar mulai dari SD hingga SMA terpilih turut memeriahkan upacara ini secara virtual. Sebanyak 20 anak-anak hadir langsung di lokasi upacara.

Beri Komentar