Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo
Dream - Presiden Joko Widodo hari ini melaksanakan kunjungan kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Beberapa agenda akan dijalani Jokowi, salah satunya peresmian bandara baru Yogyakarta International Airport (YIA) disertai pengoperasioan menara Airnav Indonesia dan sistem peringatan dini tsunami.
Jokowi bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 08.30 WIB dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Pesawat akan mendarat di bandara baru tersebut.
Usai sholat Jumat, Jokowi menyerahkan kembali Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Beberapa pejabat mendampingi Jokowi seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.
YIA difungsikan untuk menggantikan Bandara Internasional Adisutjipto. Salah satu alasannya, Bandara Adisutjipto memiliki kapasitas yang kecil dalam menampung pesawat.
Penerbangan dari dan menuju Bandara Adisutjipto kini dialihkan ke YIA mulai 29 Maret 2020. Sementara, Bandara Adisutjipto tetap difungsikan untuk melayani penerbangan domestik dengan pesawat propeler atau bermesin baling-baling.
Bandara baru YIA berdiri di atas lahan seluas 600 hektar dengan pembangunan menelan biaya mencapai Rp6 triliun. Terminal di bandara ini dibangun dengan luar 106.500 meter persegi sehingga dapat menampung penumpang hingga 10 juta per tahun.
Selain itu, hanggar pesawat dibangun denan luas 371.125 meter persegi dan sanggup menampung hingga 28 unit pesawat.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya