Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Di Acara Sidang Tahunan MPR RI 2022 (Foto: Sekretariat Presiden)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal Pemilu Umum (Pemilu) 2024 dalam pidato kenegaraannya di Sidang MPR Tahunan 2022 hari ini, Selasa, 16 Agustus 2024.
Jokowi mengatakan kepada masyarakat untuk mendukung sepenuhnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pihak penyelenggara dalam pelaksanaannya.
“ Adapun tahapan Pemilu yang sedang dipersiapkan oleh KPU harus kita dukung sepenuhnya,” katanya dikutip dari YouTube DPR RI.
Kepala Negara juga mengingatkan terkait hal-hal yang berhubungan dengan politik di dalam pelaksaan Pemilu 2024, dengan tegas dia mengimbau jangan ada lagi politik identitas, politisasi agama, juga polarisasi sosial.
“ Saya ingatkan, jangan ada lagi politik identitas. Jangan ada lagi politisasi agama. Jangan ada lagi polarisasi sosial. Demokrasi kita harus semakin dewasa. Konsolidasi nasional harus diperkuat,” ucapnya.
Secara khusus Presiden juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh kebudayaan, yang telah berkontribusi besar memperkokoh fondasi kebangsaan, serta merawat persatuan dan kesatuan nasional.
" Saya juga mengharapkan dukungan dari semua lembaga negara untuk menjaga dan membangun demokrasi di negeri tercinta ini, untuk memperkokoh ideologi bangsa,"
Secara khusus, Presiden menghargai upaya MPR dalam mendorong pengamalan Pancasila, mengkaji substansi dan bentuk hukum Pokok-Pokok Haluan Negara, serta menggagas kerja sama internasional dalam mengatasi permasalahan global.
Terkait persiapan Pemilu 2024, belum lama ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah secara resmi menutup pendaftaran partai politik (Parpol) pada 14 Agustus 2022. Tercatat sebanyak 40 Parpol telah mendaftarkan diri dan 24 parpol diantaranya telah dinyatakan telah lolos karena kelengkapan administrasi ke tahap verifikasi administrasi.
Berikut daftar parpol yang lolos ke tahap verifikasi administrasi:
1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
2. Partai Keadilan dan Persatuan (PKP)
3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
4. Partai Bulan Bintang (PBB)
5. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
6. Partai Nasdem
7. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
8. Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda)
9. Partai Demokrat
10. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
11. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
12. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
15. Partai Amanat Nasional (PAN)
16. Partai Golongan Karya (Golkar)
17. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
18. Partai Rakyat Adil Makmur (Prima)
19. Partai Buruh
20. Partai Republik
21. Partai Ummat
22. Partai Republiku Indonesia
23. Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo)
24. Partai Republik Satu
Sementara itu, KPU juga masih memeriksa kelengkapan berkas pendaftaran dari 16 partai politik lain, yakni:
1. Partai Reformasi
2. Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai)
3. Partai Demokrasi Rakyat Indoensia (PDRI)
4. Partai Kedaulatan Rakyat (PKR)
5. Partai Beringin Karya (Berkarya)
6. Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo)
7. Partai Indonesia Bangkit Bersatu (Ibu)
8. Partai Karya Republik (Pakar)
9. Partai Bhineka Indonesia
10. Partai Pandu Bangsa
11. Partai Pergerakan Kebangkitan Desa
12. Partai Masyumi
13. Partai Damai Kasih Bangsa
14. Partai Kongres
15. Partai Pemersatu Bangsa
16. Partai Kedaulatan
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah tiba di Kompleks Gedung DPR, MPR, Jakarta, untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR 2022 yang digelar hari ini, Selasa 16 Agustus 2022.
Seperti di tahun sebelumnya, pasangan Presiden dan Wakil Presiden ini datang di momen kenegaraan tersebut dengan baju adat.
Jokowi, yang akan menyampaikan pidato kenegaraaanya, tampil cerah dengan baju adat Bangka Belitung bernuansa hijau. Dia didampingi istrinya, Iriana Jokowi, yang mengenakan kebaya dominan merah muda.
Orang nomor satu Indonesia ini tiba sekitar pukul 08.55 WIB dengan iringan alunan musik marching band Kepolisian Republik Indonesia.
Berdasarkan jadwal, Jokowi rencananya akan berpidato sebanyak dua kali, yakni mulai pukul 10.18-11.03 WIB, dilanjutkan 13.50 -14.35 WIB.
Sementara Wapres Ma’ruf Amin tiba di lokasi sekitar pukul 08.45. Dia mengenakan pakaian daerah beskap hitam dilengkapi blankon cokelat dan keris. Sedangkan istrinya, Wury dia mengenakan kebaya warna cokelat.

Sejumlah menteri juga sudah tiba seperti Menkominfo Johnny G Plate, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri KLHK Siti Nurbaya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Hadir pula pejabat publik lainnya yakni Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya