Jokowi Teken Keppres, PNS Dapat Cuti Bersama 2 Hari

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 13 April 2021 20:29
Jokowi Teken Keppres, PNS Dapat Cuti Bersama 2 Hari
Cuti bersama ini tidak mengurangi jatah cuti tahunan.

Dream - Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden No. 7 Tahun 2021 tentang Penetapan Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil untuk 2021 sebanyak dua hari.

Rinciannya, 1 hari pada 12 Mei 2021 untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan 24 Desember untuk Natal.

" Menetapkan cuti bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara tahun 2021 yaitu pada tanggal 12 Mei 2021 (Rabu) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan tanggal 24 Desember 2021 (Jumat) sebagai cuti bersama Hari Raya Natal," seperti dikutip dari salinan Keppres Nomor 7 Tahun 2021, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 13 April 2021.

Pada diktum kedua Keppres tersebut, pemerintah menyatakan cuti bersama yang diberikan pemerintah tidak mengurangi hak cuti tahunan PNS.

Pada diktum ketiga disebutkan bahwa PNS yang tidak mendapat hak cuti bersama karena jabatannya, akan mendapatkan penambahan hak cuti tahunan sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak diberikan.

" Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan," bunyi diktum keempat Keppres yang ditandatangani Jokowi pada Jumat pada 9 April 2021.

1 dari 1 halaman

Larangan Mudik

Adapun menjelang Idul Fitri, pemerintah telah resmi melarang kegiatan mudik pada 6 - 17 Mei 2021 untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Kementerian Perhubungan menghentikan operasi moda transportasi baik darat, laut maupun udara selama masa pelarangan tersebut, terkecuali untuk beberapa kegiatan seperti pengiriman logistik, perjalanan dinas, kebutuhan darurat pelayanan kesehatan dan kepentingan mendesak lainnya.

Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebelumnya menyebutkan jika pemerintah tidak melarang mudik, maka akan terdapat 81 juta masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Beri Komentar