Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kampung Sampireun (Foto: Booking.com)
Dream - Pemilik Kampung Sampireun dan Bumbu Desa, Arief S. Wirawangsadita, meninggal dunia pada Minggu, 26 Juli 2020. Kabar duka itu disebar di media sosial, salah satunya diumumkan akun Facebook resmi Kampung Sampireun.
" Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Keluarga Besar Kampung Sampireun turut berduka atas kepergian almarhum Bapak Arief Wirawangsadita. Salah satu Owner Kampung Sampireun. Semoga Allah ampuni segala dosa-dosanya dan Allah kumpulkan dengan orang-orang yang shalih.." demikian petikan unggahan Kampung Samipreun pada Senin 27 Juli 2020.
Ucapan duka atas berpulangnya pebisnis di bidang wisata ini juga diunggah akun Facebook Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Garut (BPPD Garut) pada Minggu, 26 Juli 2020.
" Dukacita yang mendalam, atas telah berpulangnya Arief S. Wirawangsadita. Beliau adalah salah satu Tokoh bidang hospitality dan pariwisata nasional. Kemampuannya di bidang ini sudah tidak diragukan lagi, beragam amenitas telah berhasil dibangunnya di Kabupaten Garut khususnya antara lain Hotel Tirtagangga, Kampung Sampireun, Mulih K' Desa, jaringan resto Bumbu Desa Kedai, Hotel Bumi Bandhawa, dan lain sebagainya," tulis akun BPPD Garut.
Penyebab meninggalnya pemilik berbagai restoran, hotel, dan tempat wisata itu diungkap akun Facebook Arief Mochammad, seorang agen properti syariah yang dilaporkan kenal dekat dengan sosok almarhum.
" Alm Arief Wirawangsadita usia 55th wafat tadi pagi jam 08.00an Ahad 26 Juli 2020, pemilik Bumbu Desa, salah satu Owner Kampung Sampireun, pengelola Le Marly, Bancakan, Alas Daun. Sampai hari jumat masih menunggu hasil lab test yg seblmnya negatif, jadi HANYA 2 HARI dari dinyatakan positif Covid-19. alm memiliki PENYAKIT BAWAAN lama, darah tinggi dan gulanya tinggi, belakangan kena ispa," tulisnya pada Minggu, 26 Juli 2020.
Dilansir dari berbagai sumber, Arief S. Wirawangsadita adalah pemilik restoran Bumbu Desa yang sudah memiliki lebih dari 70 cabang di Indonesia dan berbagai negara lain, seperti Singapura, Malaysia, Australia, Kanada, hingga Amerika Serikat.

Ia juga memilik usaha kuliner lain, seperti restoran Le Marly, Bancakan, dan Alas Daun. Tak hanya restoran, Arief juga termasuk salah satu pemilik desa wisata Kampung Sampireun di Garut, Jawa Barat. Ia juga dikabarkan merupakan pemilik Hotel Titagangga yang juga berlokasi di Garut.
Laporan Henry/ Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya